KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan
Senin, 7 September 2026 | 15:29
Ulama kondang asal Kabupaten Tangerang KH. Ahmad Fudholi meninggal dunia setelah menjalani perawatan pascakecelakaan di Tol Tangerang-Merak.
TANGERANGNEWS.com - Sektor pelayanan publik di Kota Cilegon berpotensi rawan pungli. Petugas diminta hati-hati agar tak digarap tim Saber Pungli.
"Ya sebetulnya kalau ngomong rawan boleh dikatakan punya potensi (pungli). Harapannya temen-temen yang di situ kan berhati-hati," kata Wakil Ketua Satgas Saber Pungli, Epud Saefudin kepada wartawan di Cilegon, Kamis (25/7/2019).
Para petugas yang bekerja di sektor pelayanan publik mesti berhati-hati, tim Saber Pungli yang terdiri dari unsur Kejaksaan, Polri, pemerintah kota Cilegon terus mengendus tingkah laku petugas. Jika terbukti, tim Saber Pungli akan melakukan tindakan.
BACA JUGA:
"Diharapkan semua yang terkait baik itu terlepas dari pelayanan atau tidak jangan sampai ada hal-hal yang seperti itu," ujarnya.
Tim Penyuluhan Unit Pemberantasan Pungli (UPP) Provinsi Banten, AKBP Zainal menambahkan, sektor pelayanan publik memang rawan pungli, tim Saber Pungli biasanya memang menindak para petugas nakal di bidang pelayanan.
"Biasanya di tempat pelayanan publik, pelayanan umum pelayanan masyarakat, kan di sana sudah dijelaskan untuk oembuatan ini sekian-sekian tapi kalau lebih dari ketentuan pungli," tuturnya.
Masyarakat diharapkan berani melapor ke pihak berwenang jika menemukan adanya pungli di sektor pelayanan publik. (MI/RMI/RGI)
Ulama kondang asal Kabupaten Tangerang KH. Ahmad Fudholi meninggal dunia setelah menjalani perawatan pascakecelakaan di Tol Tangerang-Merak.
TODAY TAGKematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut
Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang melakukan perbaikan terhadap sejumlah halte yang mengalami kerusakan.
Polresta Bandara Soekarno-Hatta (Soetta) menangkap dua anggota sindikat pengiriman Calon Pekerja Migran Indonesia (CPMI) non-prosedural dengan modus perjalanan wisata ke Jepang.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews