Connect With Us

Sektor Pelayanan Publik di Cilegon Rawan Pungli

Mohamad Romli | Kamis, 25 Juli 2019 | 18:22

Kegiatan Sosialisasi Saber Pungli Unit Pemberantasan Pungli (UPP) Provinsi Banten, di Kota Cilegon. (@TangerangNews / Mochamad Iqbal)

TANGERANGNEWS.com  - Sektor pelayanan publik di Kota Cilegon berpotensi rawan pungli. Petugas diminta hati-hati agar tak digarap tim Saber Pungli.

"Ya sebetulnya kalau ngomong rawan boleh dikatakan punya potensi (pungli). Harapannya temen-temen yang di situ kan berhati-hati," kata Wakil Ketua Satgas Saber Pungli, Epud Saefudin kepada wartawan di Cilegon, Kamis (25/7/2019).

Para petugas yang bekerja di sektor pelayanan publik mesti berhati-hati, tim Saber Pungli yang terdiri dari unsur Kejaksaan, Polri, pemerintah kota Cilegon terus mengendus tingkah laku petugas. Jika terbukti, tim Saber Pungli akan melakukan tindakan.

BACA JUGA:

"Diharapkan semua yang terkait baik itu terlepas dari pelayanan atau tidak jangan sampai ada hal-hal yang seperti itu," ujarnya.

Tim Penyuluhan Unit Pemberantasan Pungli (UPP)  Provinsi Banten, AKBP Zainal menambahkan, sektor pelayanan publik memang rawan pungli, tim Saber Pungli biasanya memang menindak para petugas nakal di bidang pelayanan.

"Biasanya di tempat pelayanan publik, pelayanan umum pelayanan masyarakat, kan di sana sudah dijelaskan untuk oembuatan ini sekian-sekian tapi kalau lebih dari ketentuan pungli," tuturnya.

Masyarakat diharapkan berani melapor ke pihak berwenang jika menemukan adanya pungli di sektor pelayanan publik. (MI/RMI/RGI)

TOKOH
Deretan Kasus dan Kontroversi Habib Bahar Bin Smith, Terbaru Diduga Ikut Aniaya Anggota Banser di Cipondoh

Deretan Kasus dan Kontroversi Habib Bahar Bin Smith, Terbaru Diduga Ikut Aniaya Anggota Banser di Cipondoh

Selasa, 3 Februari 2026 | 21:28

Nama Habib Bahar bin Smith kembali muncul dalam kasus perkara hukum. Ulama kontroversial ini ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan penganiayaan terhadap seorang anggota Barisan Ansor Serbaguna (Banser) di wilayah Cipondoh,

MANCANEGARA
WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

Kamis, 8 Januari 2026 | 13:17

Pergantian tahun belum membawa angin segar bagi pasar tenaga kerja global. Ancaman pemutusan hubungan kerja diperkirakan masih akan membayangi hingga beberapa tahun ke depan, bahkan berpotensi berlangsung sampai 2030.

PROPERTI
Dua Kawasan Summarecon di Tangerang Siap Terhubung Jalur MRT Kembangan-Balaraja

Dua Kawasan Summarecon di Tangerang Siap Terhubung Jalur MRT Kembangan-Balaraja

Kamis, 5 Februari 2026 | 07:29

PT Summarecon Agung Tbk (Summarecon) menyepakati penjajakan awal kerja sama pengembangan jalur MRT Koridor Timur-Barat rute Kembangan- Balaraja dengan PT MRT Jakarta (Perseroda).

BISNIS
Rayakan 13 Tahun, VIVA Apotek Bagi-bagi Mobil hingga iPhone 16

Rayakan 13 Tahun, VIVA Apotek Bagi-bagi Mobil hingga iPhone 16

Selasa, 10 Februari 2026 | 16:43

Menandai perjalanan 13 tahun melayani kesehatan masyarakat, VIVA Apotek merayakan hari jadinya dengan semangat baru bertajuk “Transformation to Acceleration”.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill