Connect With Us

Hindari Sepeda Motor, Sedan Terbalik di Cilegon

Muhamad Ikbal | Selasa, 1 Oktober 2019 | 17:21

Sebuah mobil sedan bernopol A-803-DI mengalami kecelakaan dan terbalik di Jalan Raya Serang-Cilegon tepatnya di fly over Cibeber, Selasa (1/10/2019). (@TangerangNews / Mochamad Iqbal)

TANGERANGNEWS.com-Sebuah mobil sedan bernopol A-803-DI terbalik di Jalan Raya Serang-Cilegon tepatnya di fly over Cibeber. Beruntung pengemudi selamat.

Peristiwa terjadi sekitar pukul 15.00 WIB, mobil sedan melaju dari arah Serang menuju Cilegon, tepat di flay over, sepeda motor melaju dari arah yang sama. 

Posisi sepeda motor berada di lajur kanan, pengemudi mobil memberi peringatan klakson agar pengendara sepeda motor beralih ke kiri.

BACA JUGA:

"Motornya sama-sama dari arah Serang. Dia ada di sebelah kanan, diklakson tetep di kanan, pas kita ke kiri dia malah ikut ke kiri," kata salah seorang penumpang mobil, Abi Yadi Arif kepada wartawan, Selasa (1/10/2019).

Pengemudi sedan kemudian membanting stirnya ke arah kanan untuk menghindari tabrakan. Namun, nahas mobil menabrak badan jalan hingga terguling.

"Nabrak pinggir itu, udah gitu keguling. Enggak kenceng sekitar 40-50 (kilo meter per jam)," ujarnya.

Tiga orang yang berada di dalam mobil selamat. Sementara, pengendara sepeda motor tak diketahui keberadaannya.(MRI/RGI)

NASIONAL
Warga Kota Tangerang Tewas Tenggelam saat Liburan di Pulau Pahawang

Warga Kota Tangerang Tewas Tenggelam saat Liburan di Pulau Pahawang

Rabu, 25 Maret 2026 | 20:48

Suasana liburan di kawasan wisata bahari Pulau Pahawang, Desa Pahawang, Kecamatan Marga Punduh, Kabupaten Pesawaran, Provinsi Lampung, berubah menjadi duka.

WISATA
Pulau Sangiang Banten Kini Terkoneksi 4G Telkomsel, Bisa Tetap Update Selama Liburan

Pulau Sangiang Banten Kini Terkoneksi 4G Telkomsel, Bisa Tetap Update Selama Liburan

Selasa, 17 Maret 2026 | 15:35

Pulau Sangiang, sebuah pulau tersembunyi di tengah Selat Sunda, kini tak lagi terisolasi jaringan internet.

OPINI
Idul Fitri dan Matinya Hak Berijtihad di Bawah Stempel Negara

Idul Fitri dan Matinya Hak Berijtihad di Bawah Stempel Negara

Selasa, 24 Maret 2026 | 18:37

Ramadan 1447 Hijriah (2026) baru saja membasuh spiritualitas kita, namun ia menyisakan residu kegelisahan yang melampaui urusan ibadah. Di tengah gema takbir yang bersahutan, publik disuguhi tontonan otoritas keagamaan yang tak lagi sekadar memandu

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill