Connect With Us

Begini Kronologi Penusukan Wiranto di Pandeglang

Muhamad Ikbal | Kamis, 10 Oktober 2019 | 14:44

Menko Polhukam Wiranto saat menghadiri sebuah acara di Pandeglang dalam rangka HUT Mathlaul Anwar. (@TangerangNews / Mochamad Iqbal)

TANGERANGNEWS.com-Menko Polhukam Wiranto ditusuk oleh seorang laki-laki berpakaian hitam-putih. Polisi menyebut Wiranto terluka akibat penyerangan tersebut.

Peristiwa penusukan terjadi saat Wiranto menyalami warga sekitar yang sudah berkumpul di Alun-alun Menes. Polisi menyebut saat itu kondisi di lapangan Menes banyak warga yang hendak menyalami Wiranto seusai menghadiri acara di Menes.

"Kemudian memang beliau berkehendak untuk menyapa terutama di sana tadi berkumpul anak-anak sekolah yang cukup banyak, sambil memegang kamera kemudian ingin bersalaman atau berfoto. Namun demikian ada dua orang anggota masyarakat yaitu suami istri yang menerobos masuk penjagaan kemudian melakukan upaya penganiayaan terhadap beliau, namun berhasil dicegah," kata Kapolda Banten Irjen Pol Tomsi Tohir kepada wartawan, Kamis (10/10/2019).

BACA JUGA:

Proses penyerangan menggunakan belati itu mengenai bagian tubuh Wiranto. Meski demikian, mantan Panglima ABRI tersebut tetap dalam kondisi stabil dam langsung dilarikan ke RS Berkah Pandeglang.

"Namun tidak sepenuhnya (terluka) sehingga beliau mengalami luka penusukan dalam keadaan stabil dan sadar. Saat ini kondisinya baik sedang dievakuasi ke RS di Jakarta," ujarnya.

Setelah sempat mendapat perawatan di Pandeglang, Wiranto langsung dilarikan ke rumah sakit di Jakarta.(MRI/RGI)

BANDARA
WN Korsel Kepergok Selundupkan 8 Biawak Dalam Koper di Bandara Soekarno-Hatta

WN Korsel Kepergok Selundupkan 8 Biawak Dalam Koper di Bandara Soekarno-Hatta

Senin, 17 Agustus 2026 | 17:07

Aksi nekat warga negara Korea Selatan (Korsel) berinisial JJ, 25, berujung jeruji besi. Ia diringkus setelah kedapatan menyelundupkan satwa liar endemik Indonesia yang disembunyikan di dalam kopernya, di Bandara Soekarno-Hatta (Soetta)

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

OPINI
Meritokrasi Tanpa Jiwa

Meritokrasi Tanpa Jiwa

Senin, 17 Agustus 2026 | 19:33

Peringatan kemerdekaan republik ini sejatinya memanggil kembali janji emansipasi yang paling mendasar, yakni pembebasan nalar manusia dari segala bentuk perhambaan feodal.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill