695 Koperasi Merah Putih di Banten Telah Beroperasi, 540 Belum Memiliki Gerai
Minggu, 17 Mei 2026 | 15:52
Gubernur Banten Andra Soni menyebut sebanyak 695 Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) di wilayahnya telah resmi beroperasi.
TANGERANGNEWS.com-Nyawa Ahmad Khotir Rizki, 6, tidak tertolong setelah tertabrak angkot jurusan Kresek-Balaraja di Kampung Soge, RT 01/01, Desa Patrasana, Kresek, Senin (21/8/2017) malam. Peristiwa naas tersebut terjadi saat Ahmad sedang berjalan di sisi jalan sekitar pukul 22.45 WIB.
"Korban tertabrak angkot yang dikemudikan MTF yang melaju dari arah Kresek ke Balaraja," ujar Kanit Lantas Satlantas Polresta Tangerang Iptu Kresna Ajie Pangestu, Selasa (22/8/2017). BACA JUGA : Sering Mengeluh Sakit, WN Belanda Tewas Gantung Diri di Lippo Karawaci
Diduga angkot dengan nopol B-1201-GTX melaju dengan kecepatan tinggi sehingga tidak bisa mengendalikan laju kendaraan saat kecelakaan tersebut terjadi. "Korban lainnya yaitu AM yang saat kecelakaan terjadi sedang berjalan kaki bersama AKR," tambahnya.
Setelah menabrak korban, angkot tersebut juga menyeruduk satu sepeda motor vario yang sedang mengisi bensin eceran di lokasi kejadian. Motor dengan nopol B-6772-GPT tersebut juga mengalami kerusakan cukup parah. BACA JUGA : Warga Dasana Indah Tewas di Kelapa Dua
Korban sempat dilarikan ke klinik Obika Medika untuk mendapatkan pertolongan medis, namun nyawa korban tidak tertolong saat dalam perjalanan menuju ke klinik. Sementara AM, korban lainnya, mengalami luka ringan akibat kecelakaan. "Sopir dan angkot tersebut sudah kami amankan," tukas Kresna.(RAZ)
Gubernur Banten Andra Soni menyebut sebanyak 695 Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) di wilayahnya telah resmi beroperasi.
TODAY TAGMenyambut libur akhir pekan panjang di bulan Mei 2026, VIVERE Hotel, ARTOTEL Curated menghadirkan promo menginap bertajuk “FAM JAM STAY” yang dirancang khusus untuk keluarga.
PT Angkasa Pura Indonesia (InJourney Airports) dan Polres Bandara Soekarno-Hatta memperkuat aspek keamanan lingkungan bandara.
Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) mengklaim siswa dari keluarga kurang mampu memiliki peluang lebih besar untuk masuk sekolah yang diinginkan melalui Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) tahun ajaran 2026/2027.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews