Mahasiswa Gelar Demo di Tiga Titik Hari Ini, Polisi Turunkan Ribuan Personel Pengamanan
Senin, 4 Mei 2026 | 11:52
Massa mahasiswa dari berbagai kampus dan elemen masyarakat menggelar aksi unjuk rasa di Jakarta pada Senin, 4 Mei 2026, siang.
TANGERANGNEWS.com-Masyarakat Kabupaten Tangerang, terutama pecinta klub kebanggaan mereka, Persita, tentu akan senang. Pasalnya di tahun 2018 mendatang, stadion baru pengganti stadion Benteng yang terletak di Kota Tangerang sudah mulai bisa digunakan.
Stadion yang berdiri di atas tanah seluas 16 hektar untuk kandang baru Persita tersebut saat ini pembangunannya terus dikebut, karena pada 2018 mendatang akan digunakan untuk perhelatan Pekan Olah Raga Provinsi (Porprov) Banten.
BACA JUGA : Ini Stadion Internasional Baru Milik Kabupaten Tangerang
Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga, Kebudayaan dan Pariwisata (Disporabudpar) Kabupaten Tangerang, Ahmad Taufik mengatakan, stadion ini akan menjadi kebanggaan masyarakat Kabupaten Tangerang, karena didesain bertaraf internasional.
"Saat ini pembangunannya kurang lebih sudah mencapai 50 persen, mudah-mudahkan diakhir 2017 ini sudah mencapai 70 sampai 80 persen," ujarnya, Jumat (29/9/2017).
Stadion yang berlokasi di Desa Bojong Nangka, Kecamatan Kelapa Dua tersebut dilengkapi berbagai macam fasilitas penunjang, seperti lapangan base ball, wisma atlet, papan panjat tebing, taman edukasi, dan kolam renang.
"Stadion ini memiliki kapasitas 30.000 tempat duduk dengan tiga pintu masuk menuju lokasi," tambahnya.
BACA JUGA : Bupati Tangerang Targetkan Sport Center Legok Desember 2017 Capai 90 %
Sementara itu, I Nyoman Suryantara, Manajer Tim Persita menyambut baik rencana sudah bisa digunakannya stadion baru bagi kandang persita tersebut pada 2018 mendatang, karena menurutnya selama ini kandang kesebelasan kebanggaan masyarakat Kabupaten Tangerang tersebut selalu berpindah-pindah tempat.
"Tentu ini akan meningkatkan semangat tim Persita serta suporternya yang tidak pernah menurun dukungannya terhadap tim kesayangannya," ujarnya.(RAZ)
TODAY TAGMassa mahasiswa dari berbagai kampus dan elemen masyarakat menggelar aksi unjuk rasa di Jakarta pada Senin, 4 Mei 2026, siang.
Sejarah dari seluruh masyarakat yang ada hingga sekarang adalah sejarah perjuangan kelas." Kalimat pembuka Karl Marx dalam Manifesto Komunis (1848) ini sering kali dianggap sebagai peninggalan masa lalu yang tak lagi relevan.
Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Muhammad Hidayat menyebut Work From Home (WFH) untuk Aparatur Sipil Negara (ASN) di wilayahnya tidak begitu memberikan dampak pada efisiensi Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews