Cuaca Panas Bikin Tubuh Rentan Dehidrasi, Dokter Imbau Masyarakat Cukupi Air Putih
Kamis, 2 April 2026 | 10:39
Meningkatnya suhu udara saat musim kemarau membuat tubuh lebih cepat kehilangan cairan akibat produksi keringat yang meningkat.
TANGERANGNEWS.com-Korban tabrakan beruntun di Fly Over Balaraja, Jalan Raya Serang dirawat di RSUD Balaraja, Kamis (14/12/2017).
Saat reporter TangerangNews.com memasuki ruang unit gawat darurat (UGD) rumah sakit tersebut, sejumlah korban tengah mendapatkan perawatan tenaga medis. Beberapa diantaranya sudah diperban pada bagian kaki.
Diantara korban tersebut, empat siswi Madrasah Tsanawiyah (MTS) Yaspenhak Balaraja masih mengenakan seragam olahraga.
BACA JUGA :
Namun pihak rumah sakit tidak mengizinkan awak media untuk mendapatkan keterangan dari korban, karena masih dalam penanganan tim medis.
Humas RSUD Balaraja Imas Supitaningsih kepada TangerangNews.com mengatakan, identitas korban tewas adalah Nabila Aulia Rahman, 14, warga Kampung Pengkolan RT 13/03, Desa Sukanegara, Kecamatan Cikupa. Korban adalah siswi MTS Yaspenhak Balaraja.
Sementara dua pelajar MTS tersebut yang mengalami luka-luka adalah Vivi Oktavia Putri, 15, warga Desa Talaga, Desa Talaga, Cikupa dan Laila Mawadah, 14, warga Pasir Kalong, Desa Cibadak, Cikupa.

Selain kedua pelajar itu, satu korban lainnya adalah Hendri Hermawan Topan, 16, warga Kampung Besi Lebak, Desa Pamarayan, Lebak, serta Mochamad Iwan Prima, 47, warga Dukuh Curug, Desa Sumber Jaya, Kecamatan Sumber Jaya, Majalengka.
Namun, Imas belum bisa menjelaskan kondisi luka yang dialami korban, "Saya belum tahu karena belum mendapatkan informasinya," tambahnya.
Namun selain lima korban yang disebutkan Imas, diruang UGD juga ada satu korban lainnya yakni kernet truk box nopol B-9663-FCE. Korban hanya mengalami luka pada bagian kaki kiri akibat terjepit.(RAZ/HRU)
Meningkatnya suhu udara saat musim kemarau membuat tubuh lebih cepat kehilangan cairan akibat produksi keringat yang meningkat.
TODAY TAGTim gabungan dari Kecamatan Tangerang menggelar penertiban pedagang kaki lima (PKL) di sepanjang bantaran Sungai Cisadane, Kamis, 2 April 2026.
Cuaca ekstrem berupa angin puting beliung menerjang sejumlah kawasan di Kabupaten Tangerang, pada Selasa sore, 31 Maret 2026.
Kabar duka datang dari dunia musik Indonesia. Penyanyi Vidi Aldiano dikabarkan meninggal dunia pada usia 35 tahun. Informasi tersebut disampaikan sejumlah musisi Tanah Air melalui media sosial pada Sabtu, 7 Maret 2026, dikutip dari Kompas.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews