Jalur Mutasi SPMB SMP Kota Tangerang Dibuka Besok
Senin, 29 Juni 2026 | 19:00
Proses Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) jenjang SMP Negeri Tahun Ajaran 2026/2027 masih berlangsung.
TANGERANGNEWS.com-Korban tabrakan beruntun di Fly Over Balaraja, Jalan Raya Serang dirawat di RSUD Balaraja, Kamis (14/12/2017).
Saat reporter TangerangNews.com memasuki ruang unit gawat darurat (UGD) rumah sakit tersebut, sejumlah korban tengah mendapatkan perawatan tenaga medis. Beberapa diantaranya sudah diperban pada bagian kaki.
Diantara korban tersebut, empat siswi Madrasah Tsanawiyah (MTS) Yaspenhak Balaraja masih mengenakan seragam olahraga.
BACA JUGA :
Namun pihak rumah sakit tidak mengizinkan awak media untuk mendapatkan keterangan dari korban, karena masih dalam penanganan tim medis.
Humas RSUD Balaraja Imas Supitaningsih kepada TangerangNews.com mengatakan, identitas korban tewas adalah Nabila Aulia Rahman, 14, warga Kampung Pengkolan RT 13/03, Desa Sukanegara, Kecamatan Cikupa. Korban adalah siswi MTS Yaspenhak Balaraja.
Sementara dua pelajar MTS tersebut yang mengalami luka-luka adalah Vivi Oktavia Putri, 15, warga Desa Talaga, Desa Talaga, Cikupa dan Laila Mawadah, 14, warga Pasir Kalong, Desa Cibadak, Cikupa.

Selain kedua pelajar itu, satu korban lainnya adalah Hendri Hermawan Topan, 16, warga Kampung Besi Lebak, Desa Pamarayan, Lebak, serta Mochamad Iwan Prima, 47, warga Dukuh Curug, Desa Sumber Jaya, Kecamatan Sumber Jaya, Majalengka.
Namun, Imas belum bisa menjelaskan kondisi luka yang dialami korban, "Saya belum tahu karena belum mendapatkan informasinya," tambahnya.
Namun selain lima korban yang disebutkan Imas, diruang UGD juga ada satu korban lainnya yakni kernet truk box nopol B-9663-FCE. Korban hanya mengalami luka pada bagian kaki kiri akibat terjepit.(RAZ/HRU)
Proses Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) jenjang SMP Negeri Tahun Ajaran 2026/2027 masih berlangsung.
TODAY TAGSebanyak 106 anak di Kota Tangerang Selatan (Tangsel) mengikuti khitanan masal yang digelar Partai Solidaritas Indonesia di kawasan Ciputat Timur pada Minggu, 5 Juli 2026.
Ribuan pengunjung dari berbagai daerah memadati Klenteng Koet Goan Bio (Mpeh Peh Cun) Karawaci, Kota Tangerang. Mereka hadir untuk menyaksikan langsung kemeriahan Festival Budaya Pertjon (Peh Cun), sebuah tradisi khas warga Cina Benteng
Dalam khazanah sosiologi organisasi, Muhammadiyah sedianya merupakan antitesis bagi tradisi patrimonial. Persyarikatan ini berdiri di atas fondasi otoritas legal-rasional, di mana legitimasi kepemimpinan berakar pada kompetensi dan kaderisasi
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews