Pemkot Tangsel Salurkan Hampir 1 Juta Liter Air ke Warga Terdampak Kekeringan
Sabtu, 12 September 2026 | 17:08
Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang Selatan (Tangsel) menggencarkan langkah antisipasi dan penanganan darurat bencana di wilayahnya.
TANGERANGNEWS.com-KH alias Bongol, 21, AA alias Asep, 29, dan SA, 19, harus mendekam dibalik jeruji besi Mapolsek Kronjo, Kabupaten Tangerang. Tiga pria warga Desa Pagedangan Ilir itu diduga menjadi pelaku pencurian toko sembako milik tetangganya sendiri, Muhamad Murad.
Peristiwa pencurian tersebut diketahui korban saat hendak mengambil uang diberangkas. Namun kondisi berangkas tersebut sudah dalam kondisi rusak.
Korban pun lalu bergegas ke lantai atas toko yang terletak di Kampung Pagedangan Ilir, RT 6/1, Desa Pagedangan Ilir, ternyata kondisi jendela sudah dalam keadaan rusak.
BACA JUGA:
Peristiwa yang terjadi Minggu (11/2/2018) itu, kemudian dilaporkan korban ke Mapolsek Kronjo.
Kapolsek Kronjo, AKP Uka Subakti, kepada TangerangNews.com mengatakan, setelah mendapatkan laporan pencurian itu, pihaknya langsung ke lokasi pencurian itu untuk melakukan olah tempat kejadian perkara.
"Kemudian, kami melakukan penyelidikan," ujarnya, Rabu (14/2/2018).
Saat melakukan penyelidikan itu, pihaknya mendapatkan petunjuk tersangka adalah warga setempat.
"Setelah berhasil kami ungkap ciri-ciri pelaku, kami lakukan penangkapan," tambahnya.
Barang bukti yang dicuri itu pun ditemukan oleh pihaknya, diantaranya enam slop rokok, 10 slop rokok Sampoerna Mild, serta uang tunai sebesar Rp10 juta.
Karena peristiwa itu, korban menderita kerugian senilai Rp12.878.000.
Atas perbuatannya, ketiga pelaku akan dijerat dengan Pasal 363 KUHP. "Ancaman hukumannya maksimal sembilan tahun penjara," tukasnya.(DBI/RGI)
Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang Selatan (Tangsel) menggencarkan langkah antisipasi dan penanganan darurat bencana di wilayahnya.
TODAY TAGUlama kondang asal Kabupaten Tangerang KH. Ahmad Fudholi meninggal dunia setelah menjalani perawatan pascakecelakaan di Tol Tangerang-Merak.
Antusiasme orangtua untuk menyekolahkan anaknya di Syafana Islamic School terbilang tinggi. Hingga Open Day tahun ajaran 2027-2028 digelar, hampir 1.000 calon siswa telah mendaftarkan diri secara online.
Tujuh mahasiswi asal Bukittinggi, Sumatera Barat (Sumbar) jadi korban penipuan agen tiket bus bodong di media sosial.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews