Connect With Us

Lantik Pjs Bupati Tangerang, WH: Jangan Petantang-Petenteng

Mohamad Romli | Jumat, 6 April 2018 | 19:00

Gubernur Banten Wahidin Halim melantik Kepala Badan Kepegawaian (BKD) Provinsi Banten Komarudin sebagai Pejabat Sementara (Pjs) Bupati Tangerang, Jum’at (6/4/2018). (@TangerangNews / Mohamad Romli)

TANGERANGNEWS.com-Gubernur Banten Wahidin Halim melantik Kepala Badan Kepegawaian (BKD) Provinsi Banten Komarudin sebagai Pejabat Sementara (Pjs) Bupati Tangerang, Jum’at (6/4/2018), di Gedung Serba Guna (GSG) Pusat Pemerintahan Kabupaten Tangerang, Tigaraksa.

Komarudin akan melaksanakan tugas sebagai Pjs sampai terpilihnya Bupati dan Wakil Bupati hasil Pilkada yang akan dihelat Juni mendatang.

Dalam sambutannya, Wahidin Halim berpesan kepada Komarudin untuk melaksanakan tugas dengan sungguh-sungguh.  Diakui sosok yang akrab disapa WH itu, Komarudin figure yang diusulkannya untuk menjadi Pjs Bupati Tangerang.

“Saya mengusulkan agar Komarudin menjadi Penjabat Bupati, meskipun baru dua bulan menjabat sebagai Kepala BKD Provinsi Banten. Tapi jangan merasa jadi Bupati betulan, jangan petantang-petenteng,” ujarnya.

PJS Bupati Tangerang

Pejabat Sementara (Pjs) Bupati Tangerang Komarudin, berfose bersama dengan Sekretaris Daerah (Sekda) Maesyal Rasyid.

WH juga berharap, para pemangku kepentingan di Pemkab Tangerang membantu tugas Komarudin, sehingga tugas-tugas pelayanan dapat terealisasi.

Sementara Komarudin mengatakan bahwa ia hanya akan melanjutkan program Pemkab Tangerang yang sudah ada, termasuk program unggulan yang telah dicanangkan.

“Tidak akan ada rotasi pejabat di Pemkab Kabupaten Tangerang juga, terkecuali ada surat keputusan dari Kemendagri,” katanya.(RAZ/HRU)

KOTA TANGERANG
Maryono Lantik 18 ASN, Minta Jangan Hanya Kerja Sesuai Rutinitas

Maryono Lantik 18 ASN, Minta Jangan Hanya Kerja Sesuai Rutinitas

Jumat, 27 Februari 2026 | 12:57

Wakil Wali Kota Tangerang Maryono Hasan melantik sekaligus mengambil sumpah jabatan Aparatur Sipil Negara (ASN) di Ruang Al-Amanah, Gedung Pusat Pemerintahan Kota Tangerang, Kamis, 26 Februari 2026.

OPINI
Antara Ibadah dan Konsumerisme Ramadhan yang Semakin Komersial

Antara Ibadah dan Konsumerisme Ramadhan yang Semakin Komersial

Jumat, 27 Februari 2026 | 17:02

Ramadhan secara teologis dimaknai sebagai bulan penyucian diri, penguatan ketakwaan, dan peneguhan solidaritas sosial. Puasa tidak sekadar menahan lapar dan dahaga, melainkan juga latihan spiritual untuk membangun empati dan keadilan sosial.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill