Connect With Us

Mudik, Pemotor Nekat di Tangerang Akan Ditilang

Maya Sahurina | Rabu, 29 Mei 2019 | 11:03

Kapolres Kota Tangerang Kombes Pol Sabilul Alif saat diwawancarai awak media. (@TangerangNews / Maya Sahurina)

TANGERANGNEWS.com-Kapolres Kota Tangerang Kombes Pol Sabilul Alif mengimbau warga yang akan mudik untuk tidak menggunakan moda transportasi sepeda motor. Apalagi, kata dia, bila turut membawa anak yang masih belia.

“Menggunakan kendaraan roda dua apalagi untuk perjalanan jauh memiliki banyak risiko keamanan dan keselamatan terlebih untuk anak kecil,” kata Sabilul, Rabu (29/5/2019).

Dia mengatakan, daya tahan tubuh anak-anak tentu berbeda dengan orang dewasa. Menggunakan sepeda motor, kata dia, dipastikan akan terkena embusan angin. Hal itu, lanjutnya, diperkuat dengan sulitnya memprediksi cuaca. Menurutnya, cuaca panas terik kerap disusul dengan turunnya hujan deras.

BACA JUGA:

“Jadi yang mau mudik ke Pulau Sumatera atau daerah yang jauh, kami imbau tidak menggunakan motor,” kata Sabilul, Rabu (29/5/19).

Sabilul melanjutkan, pemudik juga diimbau untuk memanfaatkan pos-pos pelayanan. Menurutnya, saat tubuh terasa lelah atau mengantuk, sangat disarankan agar pemudik beristirahat. Sebab bila dipaksanakan, kata dia, berpotensi terjadinya kecelakaan.

“Jangan dipaksakan bila lelah atau mengantuk. Bisa berakibat fatal, utamakan keselamatan,” imbuhnya.

Selain itu, tindakan tegas berupa tilang akan dilakukan kepada pemotor yang tidak mematuhi peraturan lalu lintas.

"Kami akan lakukan tilang terhadap pengendara yang melanggar lalu lintas, misalnya pemotor yang muatannya melebihi ketentuan," tukasnya.(MRI/RGI)

BANTEN
HUT ke-26 Banten, RS Sari Asih Group Tegaskan Komitmen Layani Kesehatan Masyarakat

HUT ke-26 Banten, RS Sari Asih Group Tegaskan Komitmen Layani Kesehatan Masyarakat

Sabtu, 3 Oktober 2026 | 09:49

Provinsi Banten genap berusia 26 tahun pada 4 Oktober 2026. Seiring perkembangan wilayah dan tingginya aktivitas masyarakat, kebutuhan terhadap layanan kesehatan menjadi salah satu bagian penting dalam mendukung kesejahteraan warga.

KAB. TANGERANG
Rela Bayar Mahal, Ternyata Ini Alasan Perusahaan di Tangerang Lebih Pilih Pekerja Asing Dibanding Warga Lokal

Rela Bayar Mahal, Ternyata Ini Alasan Perusahaan di Tangerang Lebih Pilih Pekerja Asing Dibanding Warga Lokal

Jumat, 2 Oktober 2026 | 20:28

Tim Pengawasan Orang Asing (TIMPORA) Tangerang mengamankan 13 warga negara (WN) Tiongkok karena diduga kuat melakukan penyalahgunaan izin tinggal keimigrasian.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill