Connect With Us

Sindikat Rekondisi iPhone Digrebek Polresta Tangerang, 1.697 Ponsel Diamankan

Maya Sahurina | Minggu, 17 November 2019 | 18:35

| Dibaca : 3411

Kapolresta Tangerang AKBP Ade Ary Syam Indradi (baju putih) bersama anggota lainnya menunjukan barang bukti yang berhasil diamankan. (@TangerangNews / Maya Sahurina)

TANGERANGNEWS.com-Polresta Tangerang mengungkap sindikat yang melakukan rekondisi ponsel pintar (smartphone) ilegal di Ruko Boulevard, Blok E, Desa Ciakar, Kecamatan Panongan, Kabupaten Tangerang.

Dari pengungkapan yan dilakukan pada Jumat (15/11/19) itu, polisi mengamankan dua tersangka yaitu R, 25, dan, WS, 28. Sedangkan mereka, M ditetapkan sebagai daftar pencarian orang (DPO).

BACA JUGA:

Kapolresta Tangerang AKBP Ade Ary Syam Indradi menjelaskan, para tersangka membeli smarphone jenis iPhone berbagai tipe yang kondisinya sudah rusak dari Singapura, tanpa dilengkapi izin impor.

iPhonr rusak itu, kata Ade, kemudian direkondisi dengan mengganti komponen menggunakan suku cadang yang bukan original.

"Komponen bukan original itu diantaranya earphone, charger, LCD, dan komponen kamera," kata Ade, saat konferensi pers di lokasi penggrebekan, Minggu (17/11/19).

Ade mengatakan, smartphone rekondisi itu kemudian dijual di berbagai toko online dengan nama toko Panda House dan Lin Store. Selain itu, lanjut Ade, para tersangka juga mencetak sendiri nomor IMEI palsu.

"Dalam sebulan, omset tersangka mencapai Rp150 juta," kata dia.

Dari penggrebekan itu, polisi mengamankan 1.697 unit iphone dari berbagai tipe. Selain itu juga 4 unit solder, 1 alat servis, 1 unit mesin pencetak IMEI, 1 unit laptop, 1 unit power supply, dan ratusan dus iPhone palsu.

Para tersangka dijerat dengan pasal berlapis diantaranya  Pasal 62 ayat (1) jo Pasal 8 ayat (1) huruf f dan j UU Perlindungan Konsumen, Pasal 104 dan 106 UU Perdagangan, Pasal 120 ayat (1) UU Perindustrian, Pasal 52 UU Telekomunikasi, dan Pasal 3, 4, dan 5  UU Pencegahan Pencucian Uang.

"Ancaman hukuman untuk para tersangka di atas 5 tahun penjara," kata Ade.

Menurut Ade, saat ini kasus itu masih dalam pengembangan. Dia memastikan akan terus membongkar jaringan tersebut agar tidak merugikan masyarakat.(RAZ/RGI)

PROPERTI
Paramount Land dan JMRB Tandatangani Perjanjian Joint Operation

Paramount Land dan JMRB Tandatangani Perjanjian Joint Operation

Senin, 25 Juli 2022 | 12:21

TANGERANGNEWS.com-Paramount Land dan PT Jasamarga Related Business (JMRB) menandatangani perjanjian joint operation pengembangan kawasan properti di Paramount Petals

HIBURAN
7 Tips Memilih Jam Tangan Couple Terbaik yang Sesuai Kebutuhan

7 Tips Memilih Jam Tangan Couple Terbaik yang Sesuai Kebutuhan

Kamis, 4 Agustus 2022 | 11:27

TANGERANGNEWS.com-Pasangan yang ingin tampil lebih kompak biasanya akan membeli dan mengenakan pakaian couple. Selain itu, mereka juga akan membeli beberapa aksesoris yang sama seperti jam tangan couple yang akan membuat penampilan semakin menarik.

KAB. TANGERANG
Tak Perlu Ribet ke Kantor Bank, Bapenda Tangerang Beri Layanan PBB Keliling

Tak Perlu Ribet ke Kantor Bank, Bapenda Tangerang Beri Layanan PBB Keliling

Selasa, 9 Agustus 2022 | 19:52

TANGERANGNEWS.com-Para wajib pajak di Kabupaten Tangerang kini tidak perlu ribet datang ke kantor bank untuk membayar pajak bumi dan bangunan (PBB). Pasalnya, Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Tangerang mulai memberikan pelayanan PBB

NASIONAL
Menko Airlangga Beberkan Upaya Pemerintah dalam Pengembangan UMKM

Menko Airlangga Beberkan Upaya Pemerintah dalam Pengembangan UMKM

Minggu, 7 Agustus 2022 | 20:25

TANGERANGNEWS.com-Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) menjadi salah satu indikator vital dalam mempertahankan momentum pemulihan ekonomi nasional melalui kontribusinya terhadap sektor esensial.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill