Connect With Us

Jadi Sorotan, Pabrik Sabu di Karawaci Manfaatkan Situasi Pandemi

Tim TangerangNews.com | Senin, 6 September 2021 | 14:22

Ketua MPR Bambang Soesatyo menyoroti pabrik sabu di Karawaci, Kab. Tangerang. (@TangerangNews / Istimewa)

TANGERANGNEWS.com- Ketua MPR, Bambang Soesatyo, menyoroti di saat kondisi pandemi Covid-19, masyarakat disibukkan dengan penanganan Covid-19 membuat para pelaku kejahatan narkoba banyak yang memanfaatkan kondisi tersebut.

Bambang Soesatyo mengapresiasi kinerja Satuan Narkoba Polres Metro Jakarta Barat yang berhasil membongkar aktivitas produksi narkotika jenis sabu di daerah Karawaci, Kabupaten Tangerang, Banten, yang dilakukan jaringan internasional yang dipimpin WNA asal Iran pada Rabu 1 September 2021.

"Mungkin mereka mengira polisi tidak akan mengendus karena personel polri sedang disibukan dengan penanganan Covid-19 saat ini. Terbukti jajaran Polri tidak menyurutkan semangat di tengah pandemi Covid-19 dalam memberantas peredaran gelap narkoba," kata Ketua MPR yang akrab disapa Bamsoet ini dalam keterangannya di Jakarta, Senin 6 September 2021.

Menurut politisi Partai Golkar ini, capaian Satuan Narkoba Polres Metro Jakarta Barat dalam membongkar pabrik narkoba jaringan internasional itu patut dan sangat layak untuk diapresiasi masyarakat serta institusi Polri.

Baca Juga :

Menurut Bamsoet, kejadian produksi sabu-sabu sangat mengkhawatirkan karena jika aktivitas itu tidak terungkap berapa juta orang yang akan rusak akibat pengaruh narkoba, terutama melibatkan jaringan narkoba internasional.

Bamsoet menekankan, kegigihan Polres Metro Jakarta Barat yang dipimpin Komisaris Besar Polisi Ady Wibowo walaupun sedang fokus dalam penanganan Covid-19, ternyata juga mampu membongkar pabrik sabu-sabu yang merupakan bagian dari jaringan internasional.

Lebih lanjut dia mendorong polisi mengembangkan lebih jauh jaringan internasional peredaran narkoba yang beroperasi di Indonesia agar bisa mendeteksi dan menangkap para bandar dan pengedar lain.

“Jumlah penduduk Indonesia yang mencapai 260.000.000 jiwa ditambah kondisi geografis berupa negara kepulauan, menjadi pangsa pasar menggiurkan bagi para bandar dan pengedar narkoba. Polri tidak boleh membiarkan para bandar dan pengedar narkoba berpesta-pora di negeri ini," urai Bamsoet. (obs)

TEKNO
Fundamental dan Teknikal Solana di Akhir Tahun 2026

Fundamental dan Teknikal Solana di Akhir Tahun 2026

Selasa, 13 Oktober 2026 | 18:16

Solana memasuki akhir 2026 dengan sejumlah katalis yang dapat menentukan arah harga SOL. Pertumbuhan ekosistem, aktivitas jaringan, pengembangan aplikasi terdesentralisasi, serta kondisi pasar kripto menjadi faktor fundamental yang perlu

KAB. TANGERANG
Swiss-Belhotel Serpong Gandeng Datik Batik, Buka Peluang UMKM Kenalkan Karya ke Publik

Swiss-Belhotel Serpong Gandeng Datik Batik, Buka Peluang UMKM Kenalkan Karya ke Publik

Jumat, 16 Oktober 2026 | 10:22

Swiss-Belhotel Serpong dan Swiss-Belcourt Serpong berkolaborasi dengan Datik Batik menggelar kegiatan peringatan Hari Batik Nasional pada Kamis, 15 Oktober 2026.

OPINI
Darurat Perundungan, Saatnya Islam Menjadi Solusi Hakiki

Darurat Perundungan, Saatnya Islam Menjadi Solusi Hakiki

Senin, 12 Oktober 2026 | 21:02

Orang tua mana yang tidak hancur hatinya, ketika melihat anaknya tersakiti? Terlebih jika peristiwa menyakitkan itu terjadi di lingkungan sekolah, tempat yang semestinya menjadi ruang aman bagi anak untuk belajar, bertumbuh

TANGSEL
Amankan 18 CCTV dan Tabung Gas 50 Kg, Polisi Selidiki Unsur Kesengajaan Ledakan di Pasar Cimanggis

Amankan 18 CCTV dan Tabung Gas 50 Kg, Polisi Selidiki Unsur Kesengajaan Ledakan di Pasar Cimanggis

Kamis, 15 Oktober 2026 | 17:13

Jajaran Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya bersama Pusat Laboratorium Forensik (Puslabfor) Bareskrim Polri terus bergerak cepat mengusut tuntas insiden ledakan maut di Komplek Ruko Pasar Cimanggis, Kecamatan Ciputat

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill