Connect With Us

Rusunawa di Kota Tangerang Dihuni Kalangan Mampu

Nurul Azhar | Senin, 4 September 2017 | 13:00

Rusunawa Kota Tangerang (@TangerangNews2017 / Nurul Azhar)

TANGERANGNEWS.com - Walaupun Rumah Susun Sederhana Sewa (Rusunawa) di Kota Tangerang dikhususkan bagi Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR), namun masih ada penghuninya yang memiliki mobil. Padahal banyak warga MBR yang sudah antre mengumpulkan berkas untuk tinggal di Rusunawa tersebut.

Penelusuran TangerangNews.com, Senin (4/9/2017), di Rusunawa Gebang Raya, ada sejumlah penghuni yang kedapatan memiliki mobil. Menurut pengelola setempat, sebagian pemilik mobil sudah pindah.

Hal sama terjadi di Rusunawa Manis Jaya, Kecamatan Jatiuwung. Menurut pengelola pun demikian, hanya tersisa beberapa penghuni saja yang memiliki kendaraan. Itupun sudah dihimbau untuk segera pindah.

BACA JUGA : Pemkot Tangerang Kembali Jajaki Pembangunan Rusunawa BPJS

Widi Hastuti, Kepala Bidang Perkim pada Dinas Perumahan dan Pemukiman Kota Tangerang, kepada TangerangNews.com  menegaskan, Rusunawa yang ada di Kota Tangerang memang sejak awal direncanakan untuk warga Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR).

"Sebetulnya dalam Petunjuk Teknis dari KemenPUPR tidak secara eksplisit dinyatakan bahwa penghuni rusunawa tidak boleh memiliki mobil. Tapi jika penghuni sudah mampu untuk membeli mobil entah cash atau nyicil, dianggap bahwa yang bersangkutan sebenarnya sudah mampu untuk membeli atau menyicil rumah. Dan sudah tak termasuk MBR lagi," jelasnya.

Diterangkan, yang dimaksud MBR di sini adalah masyarakat Kota Tangerang yang memiliki penghasilan di bawah UMR. Maka, bagi seluruh calon penghuni Rusunawa wajib menyertakan Surat Belum Memiliki Rumah dan slip gaji saat mendaftar ke pemasaran.

BACA JUGA : Pemkot Tangerang Berencana Tambah Rusunawa

Aturan ini tutur Widi, diterapkan agar keberadaan Rusunawa tepat sasaran bagi MBR. "Iya kasihan yang belum dapat kesempatan, padahal mereka masuk kriteria MBR," ujarnya.

Diinformasikan, Kota Tangerang memiliki 2 Rusunawa yakni Rusunawa Gebang Raya, dan Rusunawa Manis Jaya. Namun ketersediaan rumah di kedua  tempat tersebut dilaporkan sudah penuh. Nurahnya harga sewa menjadi faktor utamanya.

Sebagai contoh di Rusunawa Gebang Raya, lantai I harga sewanya Rp300 ribu perbulan, Lantai II Rp290 ribu, Lantai III Rp280 ribu, Lantai IV Rp270, serta Lantai V Rp260 ribu perbulan.(RAZ)

NASIONAL
PLN UID Banten Kawal Listrik Peluncuran 1.061 Koperasi Merah Putih yang Diresmikan Presiden

PLN UID Banten Kawal Listrik Peluncuran 1.061 Koperasi Merah Putih yang Diresmikan Presiden

Sabtu, 16 Mei 2026 | 17:48

PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Banten memastikan pasokan listrik tetap andal saat peluncuran 1.061 titik Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) yang diresmikan Presiden RI secara hybrid melalui video conference, Sabtu, 16 Mei 2026.

OPINI
Indonesia Surga Mafia Judol Internasional?

Indonesia Surga Mafia Judol Internasional?

Minggu, 17 Mei 2026 | 15:42

Pada 9 Mei 2026 Bareskrim Polri menahan 320 WNA pelaku sindikat judi online di gedung perkantoran Jalan Hayam Wuruk, Jakarta Barat. Setiap tahun selalu ada penangkapan sindikat Judol.

PROPERTI
Bukan di Bali, Hunian Ala Resort dengan Danau 32 Hektare Ini Ada di Tangerang

Bukan di Bali, Hunian Ala Resort dengan Danau 32 Hektare Ini Ada di Tangerang

Kamis, 14 Mei 2026 | 07:45

Suasana hunian bergaya resort dengan pemandangan danau luas kini tak hanya bisa ditemukan di Bali. Konsep serupa mulai hadir di Tangerang lewat peluncuran klaster premium Matera Lakeside di kawasan Gading Serpong.

BANTEN
695 Koperasi Merah Putih di Banten Telah Beroperasi, 540 Belum Memiliki Gerai

695 Koperasi Merah Putih di Banten Telah Beroperasi, 540 Belum Memiliki Gerai

Minggu, 17 Mei 2026 | 15:52

Gubernur Banten Andra Soni menyebut sebanyak 695 Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) di wilayahnya telah resmi beroperasi.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill