Connect With Us

400 Gram Sabu Diblender Polres Metro Tangerang

Nurul Azhar | Selasa, 5 September 2017 | 13:00

Kapolres Metro Tangerang Kota, Kombes Pol Harry Kurniawan saat melakukan Proses pemusnahan barang bukti sabu seberat 400 gram di Polres Metro Tangerang Kota, Selasa (5/9/2017). (@TangerangNews2017 / Nurul Ashar)

TANGERANGNEWS.com-Barang bukti narkotika jenis sabu-sabu seberat 400 gram dimusnahkan Jajaran Polres Metro Tangerang Kota, Selasa (5/9/2017). Pemusnahan sabu yang dikemas dalam 4 bungkus plastik bening tersebut dilakukan dengan cara dilarutkan dalam campuran air dan garam, kemudian diblender.

Kapolres Metro Tangerang Kota Kombes Pol Harry Kurniawan, mengatakan sabu seberat 400 gram tersebut merupakan hasil sitaan petugas dari pengembangan kasus peredaran narkoba oleh 3 pengedar, di wilayah Cengkareng dan Tangerang beberapa hari lalu.

“Dari hasil pengembangan petugas berhasil menangkap seorang bandar besar narkoba di daerah Tangerang atas nama Hendra Talim, 34, pada bulan Agustus lalu di Jalan Pemuda dekat Lapas Tangerang,” katanya di halaman Mapolres Metro Tangerang.

BACA JUGA : Demi Anak, Janda Muda Jual Sabu di Tangerang

Kapolres menambahkan, karena berusaha melawan petugas saat digelandang ke Polres Tangerang, tersangka pun terpaksa tertembak mati dalam operasi tersebut.

BACA JUGA : 10 Tahun Edarkan Sabu, Bandar Ini Ditembak Mati Polisi di Tangerang

Turut hadir dalam pemusnahan narkoba tersebut Ketua MUI Kota Tangerang, Kesbangpol Kota Tangerang serta Kejaksaan Tinggi Tangerang.

Ketika ditanya mengenai nilai estimasi barang haram tersebut, Harry, tidak mengetahuinya secara pasti. “Yang pasti jika barang ini sampai lolos akan merusak anak bangsa, total dapat meracuni hingga 4 ribu orang,” tukasnya.(RAZ)

HIBURAN
Batik Indra Loka Hadirkan 30 Koleksi Busana Modern di Pendopo Alam Sutera

Batik Indra Loka Hadirkan 30 Koleksi Busana Modern di Pendopo Alam Sutera

Senin, 12 Oktober 2026 | 14:52

Batik Indra Loka memperkenalkan 30 koleksi busana siap pakai (ready-to-wear) melalui Saun Tara Collection Premiere di Pendopo, Living World Alam Sutera, Tangerang.

OPINI
Darurat Perundungan, Saatnya Islam Menjadi Solusi Hakiki

Darurat Perundungan, Saatnya Islam Menjadi Solusi Hakiki

Senin, 12 Oktober 2026 | 21:02

Orang tua mana yang tidak hancur hatinya, ketika melihat anaknya tersakiti? Terlebih jika peristiwa menyakitkan itu terjadi di lingkungan sekolah, tempat yang semestinya menjadi ruang aman bagi anak untuk belajar, bertumbuh

AYO! TANGERANG CERDAS
Menkeu Suahasil Sebut Rencana Pendidikan Gratis SD hingga Perguruan Tinggi Belum Punya Anggaran Khusus

Menkeu Suahasil Sebut Rencana Pendidikan Gratis SD hingga Perguruan Tinggi Belum Punya Anggaran Khusus

Jumat, 25 September 2026 | 10:54

Rencana pemerintah menggratiskan biaya pendidikan negeri dari jenjang sekolah dasar hingga perguruan tinggi masih dalam tahap penyusunan.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill