Connect With Us

Mayat Lelaki di Cisadane Tangerang, Jembatan Tanah Gocap Ramai

Achmad Irfan Fauzi | Kamis, 12 Oktober 2017 | 17:00

Warga berkerumum untuk melihat jasad mayat di kolong Jembatan Tanah Gocap, Cisadane, Kota Tangerang, Kamis (12/10/2017). (@TangerangNews 2017 / Achmad Irfan Fauzi)



TANGERANGNEWS.com-Sesosok mayat lelaki yang belum diketahui identitasnya ditemukan warga di kolong Jembatan Tanah Gocap, Cisadane, Kota Tangerang sekitar pukul 17.00 WIB hari ini. Mayat tersebut diduga bukan warga sekitar, karena kondisinya terbawa arus deras dan sudah membusuk.

BACA JUGA : Warga Ciputat Heboh, Ada Mayat di Gorong-gorong Pemukiman

“Sepertinya berjenis kelamin laki-laki,” ujar Malvin kepada TangerangNews.com  di lokasi. Temuan mayat tersebut pun membuat geger warga sekitar. Bahkan jembatan Tanah Gocap menjadi ramai, karena warga berkerumum. Sekitar seribu lebih massa mendekati bibir sungai Cisadane.

BACA JUGA : Biawak Kerubuti Mayat di Kali Cisauk Jadi Tontonan Warga

“Habis bagaimana, penasaran kita mas,” kata Malvin. Hingga pukul 17.55  WIB, jasad tersebut belum di evakuasi. Namun,  Tim SAR Kota Tangerang sudah datang ke lokasi.(DBI/DBI)

KAB. TANGERANG
Pemkab Tangerang Kaji Kondisi Abu Vulkanik, Kepastian Sekolah Tatap Muka Diputuskan Besok

Pemkab Tangerang Kaji Kondisi Abu Vulkanik, Kepastian Sekolah Tatap Muka Diputuskan Besok

Selasa, 8 September 2026 | 21:10

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang terus mengkaji serta memantau perkembangan sebaran abu vulkanik akibat erupsi Gunung Anak Krakatau (GAK).

KOTA TANGERANG
Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau Bisa Picu Sesak Napas, Ini Penjelasan Dokter Tangerang

Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau Bisa Picu Sesak Napas, Ini Penjelasan Dokter Tangerang

Selasa, 8 September 2026 | 19:47

Paparan abu vulkanik Gunung Anak Krakatau (GAK) yang sempat menyebar di Kota Tangerang Sejak Minggu 6 September 2026 patut diwaspadai, terutama karena partikel abu dapat masuk ke saluran pernapasan dan mengganggu kesehatan.

BANTEN
Infeksi ISPA Meningkat Imbas Abu Vulkanik, Pemprov Banten Perpanjang PJJ Sampai 11 September

Infeksi ISPA Meningkat Imbas Abu Vulkanik, Pemprov Banten Perpanjang PJJ Sampai 11 September

Selasa, 8 September 2026 | 21:38

Gubernur Banten Andra Soni menegaskan bahwa kebijakan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) di wilayah Provinsi Banten kembali diperpanjang selama dua hari ke depan hingga hari Jumat, 11 September 2026.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill