Connect With Us

Mayat di Cisadane Mukanya Sudah Jadi Tengkorak

Achmad Irfan Fauzi | Kamis, 12 Oktober 2017 | 18:56

Sesosok mayat pria mengambang di Sungai Cisadane, Kamis (12/10/2017) sore. (@TangerangNews2017 / Achmad Irfan Fauzi)

 

TANGERANGNEWS.com-Kapolsek Tangerang, Kompol Ewo Suwono membenarkan warga menemukan mayat di kolong jembatan Tanah Gocap, Cisadane, Kota Tangerang petang tadi.  

BACA JUGA : Mayat Lelaki di Cisadane Tangerang, Jembatan Tanah Gocap Ramai



“Tetapi identitasnya belum diketahui, kondisi wajahnya pun sudah menjadi tengkorak,” ujar Ewo, Kamis (12/10/2017).

mayat

Kapolsek Tangerang mengatakan, bahwa dirinya mendapatkan kabar dari warga sekitar pukul 16.30 WIB. Mayat laki-laki tersebut hanya mengenakan sarung dan telanjang dada.

BACA JUGA : Mayat di Gorong-gorong Ciputat Ternyata Sudah 4 Hari

"Identitasnya belum diketahui, nanti akan kita selidiki. Kami akan cari tahu barangkali ada keluarga yang kehilangan saudaranya. Saat ini sudah dievakuasi ke RSUD Kabupaten Tangerang," ujarnya. (DBI/DBI)

NASIONAL
Diusulkan Naik, Pemerintah Hitung Ulang Harga Eceran Tertinggi Minyakita

Diusulkan Naik, Pemerintah Hitung Ulang Harga Eceran Tertinggi Minyakita

Kamis, 23 April 2026 | 09:24

Rencana penyesuaian Harga Eceran Tertinggi (HET) minyak goreng rakyat Minyakita mulai dibahas pemerintah. Saat ini, HET masih berada di angka Rp15.700 per liter dan belum mengalami perubahan dalam beberapa tahun terakhir.

TANGSEL
Pernah Kehilangan Motor di Tangsel? Segera Cek ke Polres, Ambilnya Gratis Tanpa Biaya

Pernah Kehilangan Motor di Tangsel? Segera Cek ke Polres, Ambilnya Gratis Tanpa Biaya

Rabu, 22 April 2026 | 13:32

Bagi masyarakat yang menjadi korban pencurian kendaraan bermotor di wilayah Kota Tangerang Selatan (Tangsel) dapat mendatangi polres setempat untuk mengecek keberadaanya.

OPINI
Mengapa Mengurus Negara Butuh Lebih dari Sekadar Nyali?

Mengapa Mengurus Negara Butuh Lebih dari Sekadar Nyali?

Senin, 20 April 2026 | 19:56

-Belakangan ini, ruang publik kita diwarnai oleh narasi yang cukup mengusik logika akademik: mengurus negara konon tak bisa hanya mengandalkan "ilmu buku".

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill