Connect With Us

Ada The Fashion Fair di Kota Ayodhya Cikokol

Achmad Irfan Fauzi | Minggu, 3 Desember 2017 | 19:00

Para peserta lomba yang ikut dalam lomba fashion show bertajuk The Fashion Fair di The Food Arcade, Ayodha Shopping Arcade, dikota Ayodhya, kawasan superblok di Kota Tangerang Minggu (3/12/2017). (@TangerangNews / Achmad Irfan Fauzi )

TANGERANGNEWS.com-Kota Ayodhya, kawasan superblok di Kota Tangerang, menggelar acara lomba fashion show bertajuk The Fashion Fair di The Food Arcade, Ayodha Shopping Arcade.

Acara fashion show ini terdiri dari berbagai rangkaian dan dilaksanakan selama empat kali di waktu yang berbeda, diantaranya pada tanggal 19 dan 26 November serta 3 dan 10 Desember 2017.

Dengan turut diikuti oleh peserta lomba kategori anak-anak, acara itu diharapkan dapat mengembangkan bakat dan kemampuan anak-anak itu sendiri nantinya. Selain itu juga meningkatkan perkembangan pola berpikir anak-anak.

Kota Ayodhya yang berlokasi di Jalan protokol MH Thamrin, Cikokol, Kota Tangerang ini memang dibangun untuk memberikan kenyamanan hidup berkeluarga. Karenanya, acara fashion show tersebut diselenggarakan bertema keluarga.

BACA JUGA: 

Karena lokasi itu, sangat cocok bila menyebut Kota Ayodha sebagai kawasan superblok strategis di Pusat Kota Tangerang. Pasalnya, lokasi ini memang dekat bila menuju pintu Tol Serpong (Tol Jakarta-Merak), yaitu hanya empat menit saja untuk sampai Tol. Sedangkan untuk menuju Bandara Soekarno Hatta, dari Kota Ayodhya diperkirakan hanya berkisar 30 menit saja.

"Kota Ayodhya dirancang untuk memberikan kenyamanan bagi para penghuni dengan beragam fasilitas seperti kolam renang dewasa maupun anak, lapangan basket, taman bermain anak, athletic playground, mall, pusat perbelanjaan, dan area komersial," kata Esti Novianti, Commercial Unit Sales Departement Head PT Alfa Gildbland Realty, Minggu (3/12/2017).

Kota Ayodhya ditawarkan untuk dijual dengan sertifikat strata title atau bisa menjadi hak milik sertifikatnya. Posisi Kota Ayodhya dikelilingi oleh pusat perkantoran, rumah sakit, perbelanjaan, restoran, pendidikan dan tempat ibadah serta di apit oleh kawasan bergengsi.

Di Kota Ayodhya, juga terdapat Komplek apartemen Ayodhya Residence yang terdiri atas empat gedung seperti Tower Jade, Coral, Sienna dan Indigo yang siap dihuni.

Tentu salah satu produk terbaru dari Kota Ayodhya adalah Ayodhya Garden House, rumah yang mengusung konsep 'Smart and Green Living', serta terdapat lebih dari 4.900 meter persegi lahan yang didedikasikan khusus untuk lanscape design.

"Ada pula Ruko Ayodhya Square, blok yang baru dipasarkan saat ini adalah Blok A dan Blok G dengan harga yang miring dan berbagai macam ukuran antara lain 5 x 16 meter, 5 x 18 meter, 6 x 16 meter, dan 6 x 18 meter," ujar Esti.(RAZ/RGI)

AYO! TANGERANG CERDAS
Menkeu Suahasil Sebut Rencana Pendidikan Gratis SD hingga Perguruan Tinggi Belum Punya Anggaran Khusus

Menkeu Suahasil Sebut Rencana Pendidikan Gratis SD hingga Perguruan Tinggi Belum Punya Anggaran Khusus

Jumat, 25 September 2026 | 10:54

Rencana pemerintah menggratiskan biaya pendidikan negeri dari jenjang sekolah dasar hingga perguruan tinggi masih dalam tahap penyusunan.

OPINI
Darurat Perundungan, Saatnya Islam Menjadi Solusi Hakiki

Darurat Perundungan, Saatnya Islam Menjadi Solusi Hakiki

Senin, 12 Oktober 2026 | 21:02

Orang tua mana yang tidak hancur hatinya, ketika melihat anaknya tersakiti? Terlebih jika peristiwa menyakitkan itu terjadi di lingkungan sekolah, tempat yang semestinya menjadi ruang aman bagi anak untuk belajar, bertumbuh

KOTA TANGERANG
Kota Tangerang Berstatus Awas Kekeringan, Warga Diminta Jangan Boros Air

Kota Tangerang Berstatus Awas Kekeringan, Warga Diminta Jangan Boros Air

Selasa, 13 Oktober 2026 | 14:48

Kota Tangerang masuk status Awas kekeringan meteorologis pada Dasarian I Oktober 2026 berdasarkan surat peringatan dini Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB).

BISNIS
Bos Media Lokal Khawatir Link Tax Putus Trafik, Tolak Sentralisasi Kompensasi Lewat LMK

Bos Media Lokal Khawatir Link Tax Putus Trafik, Tolak Sentralisasi Kompensasi Lewat LMK

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 09:33

Sejumlah pimpinan media lokal menolak wacana sentralisasi kompensasi penggunaan konten berita melalui Lembaga Manajemen Kolektif (LMK) dalam pembahasan revisi Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 tentang Hak Cipta.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill