Meritokrasi Tanpa Jiwa
Senin, 17 Agustus 2026 | 19:33
Peringatan kemerdekaan republik ini sejatinya memanggil kembali janji emansipasi yang paling mendasar, yakni pembebasan nalar manusia dari segala bentuk perhambaan feodal.
TANGERANGNEWS.com - Festival Budaya Nusantara Kota Tangerang di hari ketiga ini, Selasa (5/12/2017), sangat sepi pengunjung. Hanya ada beberapa peserta lomba yang tampil saja, selebihnya tak ada warga yang menyaksikannya.
Festival Budaya Nusantara berlangsung selama lima hari yang dimulai tertanggal 3 - 7 November 2017 ini, ramai dikunjungi hanya pada hari pertama saja, karena memang dibuka dengan kirab budaya yaitu jalan-jalan santai sambil mengenakan pakaian budaya nusantara.

Penampilan dari Tim Pertiwi Museum Benteng Haritage saat sound sistem mati.
Namun memasuki hari ketiga pada pagelaran lomba ini, memang terlihat sepi pengunjung. Pantauan lokasi, terlihat hanya ada beberapa tim peserta lomba yang tampil. Pada stand-stand makanan dan pernak pernik yang dijajakan oleh para pedagang pun tidak ada pengunjung sama sekali. Dari raut wajah yang murung, para pedagang juga terlihat bosan menunggu kehadiran pembeli.
Dimulainya acara perlombaan pada hari ini juga ada keterlambatan. Yang seharusnya lomba dimulai pada pukul 09.30 WIB, tetapi dimulai pada pukul 10.30 WIB. Menurut panitia, hal itu karena para peserta lomba datang terlambat.
"Ya keterlambatan karena ada kendala kecil sih, paling karena peserta lomba itu sendiri yang telat datangnya," ujar Ilham salah satu pengurus panitia dari Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Tangerang, Selasa (5/12/2017).
BACA JUGA :
Kesalahan teknis pun terjadi di tengah-tengah penampilan peserta lomba dari Tim Pertiwi Museum Benteng Haritage, tiba-tiba saja sound sistem yang menjadi alunan musik peserta untuk menari mati.
"Itu mati tidak terganggu sih, soalnya kan kita tampilnya diulang lagi, jadi nilainya juga tidak berpengaruh," ujar Yayang dari Tim Pertiwi.
Jadi, terhitung dua hari lagi Festival Budaya Nusantara Kota Tangerang akan berakhir. Semoga para pengunjung juga berdatangan untuk menyaksikan lomba dan mampir ke tiap-tiap stand yang telah disediakan.(RAZ/HRU)
Peringatan kemerdekaan republik ini sejatinya memanggil kembali janji emansipasi yang paling mendasar, yakni pembebasan nalar manusia dari segala bentuk perhambaan feodal.
TODAY TAGAksi nekat warga negara Korea Selatan (Korsel) berinisial JJ, 25, berujung jeruji besi. Ia diringkus setelah kedapatan menyelundupkan satwa liar endemik Indonesia yang disembunyikan di dalam kopernya, di Bandara Soekarno-Hatta (Soetta)
Jajaran Polda Banten melalui Satreskrim Polres Cilegon menggagalkan upaya penyelundupan ratusan ribu Benih Bening Lobster (BBL) atau benur senilai puluhan miliar rupiah.
Richard Lee menantang Samira Farahnaz alias Doktif untuk hadir dalam sidang kasus dugaan pelanggaran perlindungan konsumen yang menjerat dirinya sebagai terdakwa.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews