Connect With Us

Festival Budaya Kota Tangerang Sepi Pengunjung

Achmad Irfan Fauzi | Selasa, 5 Desember 2017 | 12:00

Festival Budaya Nusantara Kota Tangerang Stand para pedagang sepi pengunjung. (@TangerangNews / Achmad Irfan Fauzi)

TANGERANGNEWS.com - Festival Budaya Nusantara Kota Tangerang di hari ketiga ini, Selasa (5/12/2017), sangat sepi pengunjung. Hanya ada beberapa peserta lomba yang tampil saja, selebihnya tak ada warga yang menyaksikannya.

Festival Budaya Nusantara berlangsung selama lima hari yang dimulai tertanggal 3 - 7 November 2017 ini, ramai dikunjungi hanya pada hari pertama saja, karena memang dibuka dengan kirab budaya yaitu jalan-jalan santai sambil mengenakan pakaian budaya nusantara.

Penampilan dari Tim Pertiwi Museum Benteng Haritage saat sound sistem mati.

Penampilan dari Tim Pertiwi Museum Benteng Haritage saat sound sistem mati.

Namun memasuki hari ketiga pada pagelaran lomba ini, memang terlihat sepi pengunjung. Pantauan lokasi, terlihat hanya ada beberapa tim peserta lomba yang tampil. Pada stand-stand makanan dan pernak pernik yang dijajakan oleh para pedagang pun tidak ada pengunjung sama sekali. Dari raut wajah yang murung, para pedagang juga terlihat bosan menunggu kehadiran pembeli.

Dimulainya acara perlombaan pada hari ini juga ada keterlambatan. Yang seharusnya lomba dimulai pada pukul 09.30 WIB, tetapi dimulai pada pukul 10.30 WIB. Menurut panitia, hal itu karena para peserta lomba datang terlambat.

"Ya keterlambatan karena ada kendala kecil sih, paling karena peserta lomba itu sendiri yang telat datangnya," ujar Ilham salah satu pengurus panitia dari Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Tangerang, Selasa (5/12/2017).

BACA JUGA :

Kesalahan teknis pun terjadi di tengah-tengah penampilan peserta lomba dari Tim Pertiwi Museum Benteng Haritage, tiba-tiba saja sound sistem yang menjadi alunan musik peserta untuk menari mati.

"Itu mati tidak terganggu sih, soalnya kan kita tampilnya diulang lagi, jadi nilainya juga tidak berpengaruh," ujar Yayang dari Tim Pertiwi.

Jadi, terhitung dua hari lagi Festival Budaya Nusantara Kota Tangerang akan berakhir. Semoga para pengunjung juga berdatangan untuk menyaksikan lomba dan mampir ke tiap-tiap stand yang telah disediakan.(RAZ/HRU)

OPINI
Gemar dan Gamas: Solusi Nyata atau Sekadar Seremonial Fenomena Fatherless?

Gemar dan Gamas: Solusi Nyata atau Sekadar Seremonial Fenomena Fatherless?

Kamis, 16 Juli 2026 | 18:33

Kesibukan ayah mencari nafkah saat ini secara tidak langsung telah mengikis perannya sebagai pendidik dan pelindung keluarga. Hari ini banyak anak-anak yang merasa kehilangan sosok ayahnya, baik secara fisik maupun psikis.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

BANDARA
Cegah Penyakit Berbahaya, 399 Anjing dan 261 Kucing Jalani Karantina Ketat di Bandara Soetta pada 2026

Cegah Penyakit Berbahaya, 399 Anjing dan 261 Kucing Jalani Karantina Ketat di Bandara Soetta pada 2026

Jumat, 17 Juli 2026 | 15:26

Sebagai garda terdepan biosekuriti nasional, Balai Karantina Hewan, Ikan, dan Tumbuhan Banten terus memperkuat sistem pengawasan terhadap lalu lintas hewan yang melintasi Bandara Soekarno-Hatta.

WISATA
Tembus Top 125 Event Nasional, Festival Cisadane 2026 Siap Digelar Lebih Megah dan Ramah Lingkungan

Tembus Top 125 Event Nasional, Festival Cisadane 2026 Siap Digelar Lebih Megah dan Ramah Lingkungan

Jumat, 10 Juli 2026 | 14:40

Kota Tangerang bersiap menyambut salah satu perhelatan budaya terbesar tahun ini. Festival Cisadane 2026 resmi akan berlangsung selama lima hari penuh, mulai 22 hingga 26 Juli 2026, dengan berpusat di Jembatan Kaca Berendeng.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill