Nomor WA Sekda Kota Tangerang Diduga Diretas, Chat Pura-pura Pinjam Uang
Rabu, 2 April 2025 | 12:23
Kasus penipuan dengan modus pura-pura meminjam uang melalui pesan WhatsApp (WA) terjadi di Kota Tangerang.
TANGERANGNEWS.com - Kawasan Pendidikan Cikokol, Kota Tangerang semerawut akibat ribuan kendaraan memarkirkan kendaraannya di sejumlah titik kawasan tersebut. Tak lain bahwa kendaraan yang terparkir tersebut kebanyakan milik mahasiswa Universitas Muhammadiyah Tangerang (UMT).
Alhasil, di kawasan itu kemacetan pun tak terhindarkan. Sejumlah mobil dan motor yang ingin masuk ke kawasan pendidikan pasti akan kesulitan, karena ruas jalan semakin menyempit.
BACA JUGA:
"Pengalaman saya di Tangerang selalu macet, masalah Kebon Nanas kalau lewat macet parah, mau ke Mauk juga macet," ujar Rektor UMT Ahmad Badawi, saat acara diskusi bertajuk Coffee Morning di TangCity Mall, Rabu (3/1/2018).
Menyoal kemacetan di kawasan Pendidikan Cikokol Tangerang, Badawi mengatakan, pihaknya telah mendapatkan solusi dan telah merencanakan untuk mengantisipasi kemacetan di kawasan itu.
"Yah nanti dulu parkiran motor bikin macet ya sabar kami sudah dapat solusinya," ucapnya.
Rencana yang Badawi implementasi adalah dengan membangun gedung UMT lebih tinggi lagi. progres pembangunan gedungnya pun sedang berlangsung. Menurut Badawi, saat ini gedung UMT berada di lantai 13.
"Jadi bangunan UMT lagi dibangun sampai lantai 23. Ngebangunnya pakai anggarannya Rp200 miliar itu," ungkapnya.
Jika pembangunan gedung tersebut rampung, nantinya beberapa lantai akan digunakan untuk tempat parkir khusus mahasiswa UMT.
"Nanti kalau bangunan sudah jadi, lantai 1 sampai lantai 6 buat dijadiin parkir kendaraan," paparnya.(RAZ/RGI)
Kasus penipuan dengan modus pura-pura meminjam uang melalui pesan WhatsApp (WA) terjadi di Kota Tangerang.
Cari perusahaan pengembang software kustom terbaik di Indonesia? Temukan rekomendasi terpercaya untuk solusi software yang sesuai dengan kebutuhan bisnis Anda.
Lagi dan lagi pelecehan seksual terhadap anak terus saja terjadi. Berulangnya peristiwa ini menunjukkan bahwa masalah ini bukan sekadar kesalahan pada oknum, melainkan memang ada yang salah dari pengurusan negara ini.
Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) telah menetapkan daftar mata pelajaran yang akan diujikan dalam Tes Kompetensi Akademik (TKA), yang menjadi pengganti Ujian Nasional (UN) bagi peserta didik sekolah.