Connect With Us

Bandar Kelas Teri Tewas Nyemplung ke Kali di Tangerang

Achmad Irfan Fauzi | Rabu, 31 Januari 2018 | 18:00

| Dibaca : 4245

Kasat Resnarkoba Polrestro Tangerang, AKBP Farlin Lumban saat menunjukan Barang Bukti berupa 157 butir ekstasi dan tujuh gram sabu siap edar. Rabu (31/1/2018). (@TangerangNews / Achmad Irfan Fauzi )

TANGERANGNEWS.com - Tiga bandar narkoba kelas teri berinisial SL, G, KN, berhasil diamankan Satuan Reserse Narkoba Polrestro Tangerang. Namun, SL harus meregang nyawanya lantaran menceburkan diri ke kali Poris Gaga saat disergap petugas.

Penyergapan berlangsung pada Selasa (30/1/2018) di Poris Gaga, Kecamatan Batuceper, Kota Tangerang. Kendati SL meninggal, dua tersangka lainnya pun digelandang ke Mapolrestro Tangerang.

BACA JUGA:

"Kami melakukan penangkapan terhadap tiga orang pelaku. Namun salah satu pelaku yakni SL melarikan diri dengan menceburkan diri ke Kali dekat Poris Gaga," ujar Kasat Resnarkoba Polrestro Tangerang, AKBP Farlin Lumban, Rabu (31/1/2018).

Ketika SL menyeburkan diri, tubuhnya terbentur benda keras, dan tewas disaat berada di perjalanan menuju rumah sakit.

"Dia (SL) meninggal dunia karena kehabisan darah. Sementara dua rekannya yang lain kami amankan," ucap Farlin.

Dari ketiga pelaku, polisi berhasil menyita sejumlah barang bukti, diantaranya 157 butir ekstasi dan tujuh gram sabu siap edar.

"Dari pelaku inisial KN, kami dapati 4 gram sabu. Sementara dari tersangka G ada 9 sabu dan 7 butir ekstasi. Sementara dari tangan SL kami menyita 150 butir ekstasi," kata Farlin.

Ia menjelaskan ratusan pil ekstasi tersebut didapatkan dari seorang bandar di wilayah Jakarta Pusat dan Jakarta Barat. Sementara daerah penyebarannya di wilayah Tangerang dan sekitarnya. 

"Diedarkannya ada yang ditempat hiburan malam, ada juga ke pribadi, tergantung pemesanan," ungkap Farlin.

Kini kedua pelaku yang digiring ke Mapolrestro Tangerang itu harus mendekam di balik jeruji besi. Mereka dijerat dengan Pasal 114 ayat 2 subsider Pasal 113 Ayat 2 juncto Pasal 132 huruf A Undang-undang No. 35 Tahun 2009 tentang narkotika.

"Ancaman hukumannya maksimal 20 tahun penjara," papar Farlin.(DBI/RGI)

OPINI
Sampah yang Mengganggu Pandangan dan Penciuman di Jalan Salak Putih

Sampah yang Mengganggu Pandangan dan Penciuman di Jalan Salak Putih

Kamis, 19 Mei 2022 | 13:50

Seperti sebuah kebiasaan warga untuk membuang sampah di pinggir jalan di Jalan Salak Putih, gang besar dari arah Graha Raya. Hal ini merupakan fenomena klasik yang terjadi di jalan tersebut.

NASIONAL
Airlangga: Pembukaan Keran Ekspor CPO Disertai Pengawasan Ketat

Airlangga: Pembukaan Keran Ekspor CPO Disertai Pengawasan Ketat

Jumat, 20 Mei 2022 | 13:30

TANGERANGNEWS.com-Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menuturkan, pemerintah secara resmi akan membuka kembali keran ekspor crude palm oil (CPO) mulai Senin (23/5/2022)

WISATA
6 Pantai di Bali Ini Sempurna Buat Tempat Healing

6 Pantai di Bali Ini Sempurna Buat Tempat Healing

Selasa, 17 Mei 2022 | 11:42

TANGERANGNEWS.com-Berlibur ke pantai adalah salah satu cara refreshing yang banyak dilakukan akhir-akhir ini. Suara ombak, angin yang berhembus sejuk, dan suasana pantai yang santai dianggap mampu menghilangkan perasaan stres di dalam diri

TEKNO
Sasar Anak Muda, Xiaomi Luncurkan Redmi 10A Seharga Mulai Rp1 Jutaan

Sasar Anak Muda, Xiaomi Luncurkan Redmi 10A Seharga Mulai Rp1 Jutaan

Jumat, 20 Mei 2022 | 14:32

TANGERANGNEWS.com-Xiaomi kembali meluncurkan produk ponsel terbarunya yakni Redmi 10A. Smartphone entry level dibanderol dari harga Rp1 jutaan.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill