Connect With Us

Ayah Dyani Ikhlaskan Kepergian Putrinya

Achmad Irfan Fauzi | Selasa, 6 Februari 2018 | 11:00

Gatot Prayogo, Ayah dari Dyani Putri Korban Longsor di Bandara Soetta. (@TangerangNews / Achmad Irfan Fauzi )

TANGERANGNEWS.com - Gatot Prayogo, Ayah mendiang Dyani Putri, 24, korban longsor di Jalur Perimeter Selatan, Bandara Soekarno Hatta, terlihat tabah menerima kepergian putri bungsu dari tiga bersaudara itu. 

Gatot bersama sang istri terlihat berada di dalam mobil Jenazah B-1372-BKS yang mengantarkan Dyani Putri ke peristirahatan terakhirnya di Serang, Banten, sekitar pukul 08.40 WIB.

BACA JUGA:

“Iya ini mau dibawa ke Rumah di Serang, untuk dishalatkan, selanjutnya akan dimakamkan dekat kantor Wali Kota Serang,” ucapnya di halaman RS Mayapada, Selasa (6/2/2018).

Pihak keluarga juga menerima kepergian Almarhumah akibat peristiwa longsornya dinding underpass di Jalan Perimeter Selatan.

Gatot pun mengucapkan rasa terima kasihnya kepada seluruh pihak yang telah membantu proses evakuasi dan pengobatan terhadap Almarhumah.

Selain itu dia juga meminta seluruh pihak untuk mendoakan putrinya agar bisa diterima disisi yang maha kuasa.

“Terimakasih semua bantuannya, mohon bantu doa atas kepergian putri kami,” ungkapnya.(RAZ/RGI)

PROPERTI
Ini Alasan Gading Serpong Berkembang Pesat Jadi Pusat Bisnis Baru di Tangerang Raya

Ini Alasan Gading Serpong Berkembang Pesat Jadi Pusat Bisnis Baru di Tangerang Raya

Jumat, 9 Januari 2026 | 18:47

Kawasan Paramount Gading Serpong tidak hanya dikembangkan sebagai kawasan hunian, wilayah ini dirancang dengan konsep terpadu yang mencakup area komersial, fasilitas pendidikan, layanan kesehatan, hingga ruang publik penunjang aktivitas masyarakat.

NASIONAL
Konsumsi Susu Masih Rendah, LamiPak Ajak Jurnalis Kawal Isu Gizi Lewat Anugerah Jurnalistik 2026

Konsumsi Susu Masih Rendah, LamiPak Ajak Jurnalis Kawal Isu Gizi Lewat Anugerah Jurnalistik 2026

Selasa, 20 Januari 2026 | 15:45

PT Lami Packaging Indonesia (LamiPak Indonesia) menyosialisasikan pelaksanaan Anugerah Jurnalistik LamiPak (AJL) 2026 yang mengangkat tema “Satu Kotak Susu, Sejuta Harapan Mengawal Ketahanan Gizi Menuju Indonesia Emas 2045”.

MANCANEGARA
WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

Kamis, 8 Januari 2026 | 13:17

Pergantian tahun belum membawa angin segar bagi pasar tenaga kerja global. Ancaman pemutusan hubungan kerja diperkirakan masih akan membayangi hingga beberapa tahun ke depan, bahkan berpotensi berlangsung sampai 2030.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill