Connect With Us

Dana BOS Rp121 Juta Untuk UNBK Dirampok di Tangerang

Achmad Irfan Fauzi | Kamis, 5 April 2018 | 07:00

Mobil yang digunakan Bendahara Dinas Pendidikan Kota Tangerang Erny yang menjadi korban perampokan di Jalan TMP Taruna, Kota Tangerang, Rabu (4/4/2018). (@TangerangNews / Achmad Irfan Fauzi )

TANGERANGNEWS.com-Dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) sebesar Rp121 juta raib dirampok oleh komplotan bandit di Jalan TMP Taruna, Kota Tangerang, Rabu (4/4/2018).

Uang yang akan digunakan untuk kegiatan ujian nasional berbasis komputer (UNBK) pada tingkat SMP  tersebut dijambret dengan modus gembos ban.

Saksi mata, Reni mengatakan, peristiwa itu terjadi pada saat ia bersama Bendahara Dinas Pendidikan Kota Tangerang Erny usai melakukan pencairan dana tersebut dari Bank Rakyat Indonesia (BRI) Cabang Tangerang.

BACA JUGA:

Namun di tengah-tengah perjalanan, pengendara sepeda motor yang melintas berteriak bahwa kendaraan mobil plat merah bernopol B-1093-CQN yang dikemudikannya itu kempes.

"Dari bank BRI kita keluar, memang kita mau ke Bank Jabar metos. Nah posisi di situ di dekat rel kereta bannya sudah pecah terus sudah oleng dan kata orang ada yang ngasih tahu kalau mobil kita sudah miring," katanya.

Karena bannya kempes, tepatnya di Jalan TMP Taruna, korban pun mencari jasa tambal ban. 

Tetapi sayangnya, tas yang dijinjing Erny berisi dana BOS tersebut dijambret pelaku yang mengendarai sepeda motor.

"Yang kita lihat kan pelakunya dua orang. Ban-nya bocor banget, memang benar-benar kempes abis," ucapnya.

Atas peristiwa tersebut, korban pun melaporkan peristiwa itu kepada Kepolisian Sektor Tangerang.

Kapolsek Tangerang Kompol Ewo Samono menerangkan, bahwa pihaknya telah menerima laporan tersebut.

"Menerima laporan dari dua pihak yang merasa dirugikan dengan adanya kasus kejadian kempes ban. Dan barang yang ada di mobil diambil," terangnya.

Kini, pihak kepolisian pun tengah melakukan penyelidikan terkait hal tersebut. Ewo berharap bahwa secepatnya pelaku bisa diamankan.

"Kerugian materil sejumlah uang yang sedang kami dalami dan kita upayakan ungkap kasus tersebut. Mudah-mudahan pelaku bisa saya tangkap," jelasnya.(DBI/RGI)

PROPERTI
Hadapi Tantangan Backlog Perumahan, LippoLand Kembangkan Hunian Rp100 Jutaan

Hadapi Tantangan Backlog Perumahan, LippoLand Kembangkan Hunian Rp100 Jutaan

Jumat, 2 Oktober 2026 | 17:18

Memasuki usianya yang ke-39 di industri properti Tanah Air, LippoLand terus memperluas perannya dari pengembang kawasan menjadi property enabler.

BISNIS
Ide Bisnis Makanan di Kawasan Perkotaan dan Cara Menyiapkan Operasionalnya

Ide Bisnis Makanan di Kawasan Perkotaan dan Cara Menyiapkan Operasionalnya

Kamis, 1 Oktober 2026 | 20:07

Kawasan perkotaan memiliki permintaan kuliner yang tinggi karena mobilitas dan gaya hidup penghuninya yang sibuk. Misalnya, area padat seperti Tangerang membuka peluang bagi beragam konsep makanan.

KAB. TANGERANG
Amud Dorong Kolaborasi Atasi Sampah Liar di Kabupaten Tangerang

Amud Dorong Kolaborasi Atasi Sampah Liar di Kabupaten Tangerang

Minggu, 4 Oktober 2026 | 14:27

Ketua DPRD Kabupaten Tangerang Muhammad Amud mendorong pemerintah daerah memperkuat kolaborasi dengan masyarakat dan sektor swasta untuk mengatasi persoalan sampah dan menjaga kebersihan lingkungan.

KOTA TANGERANG
Netizen Keluhkan Parkir Liar Getok Harga di Kawasan Kuliner Laksa Tangerang

Netizen Keluhkan Parkir Liar Getok Harga di Kawasan Kuliner Laksa Tangerang

Jumat, 2 Oktober 2026 | 13:45

Kawasan Kuliner Laksa di Jalan Moh. Yamin, Kota Tangerang mendadak jadi sorotan publik setelah keluhan soal parkir liar viral di media sosial.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill