Connect With Us

Ternyata Ada Muncikari Prostitusi di Apartemen Tangerang

Achmad Irfan Fauzi | Rabu, 15 Mei 2019 | 21:40

Ilustrasi Mesum (@TangerangNews.com / Raden Bagus Irawan)

 

TANGERANGNEWS.com-Praktik prostitusi di Apartemen Modernland Tangerang ternyata melibatkan induk semang bagi para pekerja seks komersial (PSK) atau yang biasa disebut muncikari

Muncikari memfasilitasi sejumlah PSK untuk memberikan kepuasan kepada pria hidung belang di Apartemen Modernland Tangerang.

Menurut pengakuan wanita berinisial S, satu dari penjaja seks di Yellow Tower Apartemen Modernland Tangerang, muncikari itu disebut 'Mami'.

Baca Juga :

Ia mengatakan bahwa jika difasilitasi oleh muncikari, untuk mendapatkan tamu sangat mudah. Bahkan harganya tak tanggung-tanggung, sekali esek-esek Rp700 ribu.

Jika sudah selesai berkencan dengan pria hidung belang, tarifnya tersebut pun dibagi dua. Ia menerima Rp500 ribu, sementara sang muncikari mendapatkan Rp200 ribu.

"Kalau sama mami terkadang duitnya lebih gede. Harganya Rp700 ribu. Dia cuma ngambil Rp200 ribu," ungkap wanita yang mengaku berstatus janda tersebut kepada TangerangNews.

Wanita berusia 24 tahun ini juga mengaku bahwa ia hanya ingin difasilitasi oleh sang muncikari ketika kepepet. Ketika ia membutuhkan uang memenuhi sejumlah kebutuhannya.

"Itu kalau saya lagi butuh duit. Bahasanya saya minta duit, nanti dicariin duit sama mami. Soalnya kalau sendiri agak susah cari tamu," ucapnya.

Wanita perantauan yang telah berada di Kota Tangerang selama satu tahun ini menambahkan, ia terjun ke dunia prostitusi karena terdesak kebutuhan ekonomi. Saat ini, ia harus menanggung biaya hidup seorang anaknya di kampung halamannya. Selain itu, ia juga harus membayar sewa satu unit kamar apartemen dengan harga perbulannya Rp3,5 juta.

"Tujuan saya untuk mencari uang. Kalau saya kepepet nggak bisa bayar sewa apartemen saya on (menjajakan diri) seharian," paparnya.(RMI/HRU)

OPINI
Gemar dan Gamas: Solusi Nyata atau Sekadar Seremonial Fenomena Fatherless?

Gemar dan Gamas: Solusi Nyata atau Sekadar Seremonial Fenomena Fatherless?

Kamis, 16 Juli 2026 | 18:33

Kesibukan ayah mencari nafkah saat ini secara tidak langsung telah mengikis perannya sebagai pendidik dan pelindung keluarga. Hari ini banyak anak-anak yang merasa kehilangan sosok ayahnya, baik secara fisik maupun psikis.

WISATA
Tembus Top 125 Event Nasional, Festival Cisadane 2026 Siap Digelar Lebih Megah dan Ramah Lingkungan

Tembus Top 125 Event Nasional, Festival Cisadane 2026 Siap Digelar Lebih Megah dan Ramah Lingkungan

Jumat, 10 Juli 2026 | 14:40

Kota Tangerang bersiap menyambut salah satu perhelatan budaya terbesar tahun ini. Festival Cisadane 2026 resmi akan berlangsung selama lima hari penuh, mulai 22 hingga 26 Juli 2026, dengan berpusat di Jembatan Kaca Berendeng.

KAB. TANGERANG
Percakapan Terakhir Ojol Korban Begal dengan Istri: Insyaallah Hari Ini Ayah Bawa Beras

Percakapan Terakhir Ojol Korban Begal dengan Istri: Insyaallah Hari Ini Ayah Bawa Beras

Jumat, 17 Juli 2026 | 19:21

Suasana duka masih menyelimuti kediaman ATP, seorang pengemudi ojek online (ojol) yang tewas dibegal saat tengah beristirahat di kawasan Perumahan Villa Taman Bandara, Kelurahan Dadap, Kecamatan Kosambi, Kabupaten Tangerang.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill