Bupati Tangerang Dukung Pendidikan Antikorupsi Masuk Sekolah
Selasa, 12 Mei 2026 | 00:59
Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid menyoroti betapa pentingnya penanaman nilai antikorupsi sejak usia dini melalui dunia pendidikan.
TANGERANGNEWS.com-Camat Karawaci Kota Tangerang Suli Rosadi tengah gencar memberantas rentenir atau biasa disebut bank keliling du wilayahnya. Menurut dia, koperasi menjadi solusi bagi warga Karawaci untuk tidak memanfaatkan jasa rentenir.
"Jangan sampai di Karawaci ada bank gelap. Untuk itu, dalam rangka memberantas rentenir, kami terjunkan tim koperasi," ujarnya kepada TangerangNews di Kampung Markisa, Karawaci, Kota Tangerang, Selasa (25/6/2019).
Suli mengatakan, rentenir masih beroperasi di Kecamatan Karawaci. Keberadaannya pun sangat mempersulit warga. Pasalnya, bunga yang diberikan kepada peminjam uang sangat mencekik.
Baca Juga :
Suli melanjutkan, pemberantasan rentenir dilakukan dengan cara menggerilyakan tim koperasi. Tim koperasi ini, kata dia, terjun langsung kepada warga yang telah meminjam uang kepada rentenir.
Kemudian, tim koperasi pun akan mengganti uang yang dipinjam warga kepada rentenir. Setelah itu, warga ditawarkan aktif dalam koperasi di Kecamatan Karawaci.
"Jadi uang warga yang minjam ke rentenir dibayarin koperasi. Kalau rentenir itu meminta bunga, kami laporkan ke polisi," jelas Suli.
"Itu kita harus lakukan dan pada akhirnya warga konsekuensinya kita paksa masuk koperasi," tambahnya.
Sumber dana yang digunakan untuk mengganti uang warga yang meminjam kepada rentenir pun berasal dari anggota koperasi.
"Ya sumber dananya koperasi itu dari anggota," katanya.
Penerapan dalam rangka memberantas renterin itu sudah dilakukan sejak setahun terakhir. Suli menambahkan, warga yang aktif di koperasi tidak dikenakan bunga. Ia malahan menabung.
"Kalau koperasi bukan bunga tapi nabung," imbuhnya.(RAZ/HRU)
Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid menyoroti betapa pentingnya penanaman nilai antikorupsi sejak usia dini melalui dunia pendidikan.
TODAY TAGMemulai bisnis tanpa legalitas yang jelas bisa menjadi hambatan besar di masa depan. Banyak pelaku usaha akhirnya kesulitan saat ingin bekerja sama dengan perusahaan besar atau mengikuti tender.
Wali Kota Tangerang Selatan (Tangsel) Benyamin Davnie menargetkan sebanyak 329 unit rumah warga akan dibedah sepanjang 2026. Jumlah tersebut berdasarkan hasil seleksi dari tingkat urgensi di lapangan.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews