Connect With Us

Mahasiswa Terus Bertambah, UMT Siapkan Aplikasi Belajar Daring

Achmad Irfan Fauzi | Sabtu, 3 Agustus 2019 | 17:47

Rektor UMT Ahmad Amarullah. (TangerangNews/2019 / Achmad Irfan Fauzi)

 

TANGERANGNEWS.com—Universitas Muhammadiyah Tangerang (UMT) tengah mempersiapkan teknologi baru untuk menunjang sistem pendidikan di kampusnya.

Rektor UMT Ahmad Amarullah mengatakan, aplikasi baru yang akan diterapkan dapat memudahkan mahasiswa dan dosen menjalani kegiatan belajar-mengajar.

Menurutnya, dengan inovasi yang memanfaatkan jaringan internet ini, mahasiswa bisa mengikuti pembelajaran secara  daring ( online ) atau jarak jauh lewat seperti melalui panggilan video ( video call ).

"Kita sedang coba mem-blending sebuah pembelajaran jarak jauh yang menggunakan teknologi sehingga mahasiswa yang sibuk bisa menuntut ilmu," ujarnya kepada TangerangNews setelah acara satu dasawarsa UMT di Ballroom Hotel Allium, Kota Tangerang, Sabtu (3/8/2019).

Selain pembelajaran daring, menurut Amarullah, UMT juga tetap menerapkan pembelajaran secara tatap muka.

Baca Juga :

Amarullah menuturkan, kehadiran sistem pembelajaran daring untuk menjawab ketersediaan ruang kelas.

"Sehingga memungkinkan sarana dan prasarana kita tidak terlalu harus terus bangun ruang kelas," ucapnya.

Amarullah menambahkan, jumlah mahasiswa UMT saat ini mencapai 17 ribu orang. Sehingga dengan hadirnya dua sistem pembelajaran ini, mahasiswa akan terus bertambah, meskipun ruang kelas sedikit.

"Insyaallah 10 tahun ke depan kita terus pacu sehingga dengan sistem teknologi itu ruangan tidak dituntut terus tambah bisa diisi yang begitu banyak," pungkasnya.(RMI/HRU)

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

BANDARA
Bea Cukai Bandara Soetta Gerebek Lab Etomidate di Perumahan Mewah PIK, 1 WNA Singapura Ditangkap

Bea Cukai Bandara Soetta Gerebek Lab Etomidate di Perumahan Mewah PIK, 1 WNA Singapura Ditangkap

Senin, 20 Juli 2026 | 13:49

Kantor Pelayanan Utama Bea dan Cukai Soekarno-Hatta (Soetta) bersama Polresta Bandara Soetta membongkar jaringan laboratorium gelap (clandestine lab) atau industri rumahan peracikan cairan etomidate.

AYO! TANGERANG CERDAS
Pemprov Banten Prioritaskan Jurusan Berbasis AI dan Industri di SMK

Pemprov Banten Prioritaskan Jurusan Berbasis AI dan Industri di SMK

Rabu, 15 Juli 2026 | 19:47

Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten menyiapkan evaluasi sejumlah program keahlian di sekolah menengah kejuruan (SMK) untuk menyesuaikan kebutuhan dunia kerja dan perkembangan teknologi.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill