Menakar Tuan Baru Mesin Birokrasi
Jumat, 18 September 2026 | 20:40
Pergantian pimpinan di kementerian keuangan selalu menjadi diskursus publik yang sangat didominasi oleh analisis terkait stabilitas ekonomi makro dan fluktuasi pasar modal.
TANGERANGNEWS.com—Universitas Muhammadiyah Tangerang (UMT) tengah mempersiapkan teknologi baru untuk menunjang sistem pendidikan di kampusnya.
Rektor UMT Ahmad Amarullah mengatakan, aplikasi baru yang akan diterapkan dapat memudahkan mahasiswa dan dosen menjalani kegiatan belajar-mengajar.
Menurutnya, dengan inovasi yang memanfaatkan jaringan internet ini, mahasiswa bisa mengikuti pembelajaran secara daring ( online ) atau jarak jauh lewat seperti melalui panggilan video ( video call ).
"Kita sedang coba mem-blending sebuah pembelajaran jarak jauh yang menggunakan teknologi sehingga mahasiswa yang sibuk bisa menuntut ilmu," ujarnya kepada TangerangNews setelah acara satu dasawarsa UMT di Ballroom Hotel Allium, Kota Tangerang, Sabtu (3/8/2019).
Selain pembelajaran daring, menurut Amarullah, UMT juga tetap menerapkan pembelajaran secara tatap muka.
Baca Juga :
Amarullah menuturkan, kehadiran sistem pembelajaran daring untuk menjawab ketersediaan ruang kelas.
"Sehingga memungkinkan sarana dan prasarana kita tidak terlalu harus terus bangun ruang kelas," ucapnya.
Amarullah menambahkan, jumlah mahasiswa UMT saat ini mencapai 17 ribu orang. Sehingga dengan hadirnya dua sistem pembelajaran ini, mahasiswa akan terus bertambah, meskipun ruang kelas sedikit.
"Insyaallah 10 tahun ke depan kita terus pacu sehingga dengan sistem teknologi itu ruangan tidak dituntut terus tambah bisa diisi yang begitu banyak," pungkasnya.(RMI/HRU)
Pergantian pimpinan di kementerian keuangan selalu menjadi diskursus publik yang sangat didominasi oleh analisis terkait stabilitas ekonomi makro dan fluktuasi pasar modal.
TODAY TAGSulit tidur, bangun dalam kondisi tetap lelah, sulit berkonsentrasi hingga sering lupa menjadi keluhan yang kerap muncul di tengah gaya hidup masyarakat urban
Polresta Bandara Soekarno-Hatta (Soetta) menangkap dua anggota sindikat pengiriman Calon Pekerja Migran Indonesia (CPMI) non-prosedural dengan modus perjalanan wisata ke Jepang.
Rencana pemerintah menggratiskan biaya pendidikan negeri dari jenjang sekolah dasar hingga perguruan tinggi masih dalam tahap penyusunan.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews