Connect With Us

Harga Cabai Merah di Tangerang Tembus Rp90 Ribu per Kg

Achmad Irfan Fauzi | Selasa, 6 Agustus 2019 | 13:41

Kepala Seksi Distribusi Pangan Dinas Ketahanan Pangan Kota Tangerang Endang S. Sumaryati saat berkomunikasi dengan pedagang di Pasar Malabar. (TangerangNews/2019 / Achmad Irfan Fauzi)

 

TANGERANGNEWS.com—Menjelang Hari Raya Idul Adha 2019, harga cabai di Kota Tangerang semakin melonjak. Seperti cabai rawit merah, misalnya, saat ini harga per kilogramnya tembus Rp90 ribu.

Tingginya harga cabai tersebut terjadi di pasar-pasar tradisional Kota Tangerang, yaitu Pasar Anyar dan Pasar Malabar.

Menurut Kepala Seksi Distribusi Pangan Dinas Ketahanan Pangan Kota Tangerang Endang S Sumaryati, harga cabai merah naik signifikan sejak Juni-Agustus 2019.

Berdasarkan data, harga semula Rp30 ribu per kilogram, kemudian naik Rp70 ribu per kilogram. "Di Pasar Malabar kini harganya telah mencapai Rp90 ribu," ujarnya, Selasa (6/8/2019).

Endang mengatakan, penyebab utama kenaikan harga cabai rawit adalah tingginya harga yang dipatok oleh pemasok cabai asal Jawa dan Sumatera.

Baca Juga :

Terlebih, kemarau panjang menjadi faktor lain tingginya harga cabai rawit merah.

Endang menuturkan, Pemerintah Kota Tangerang berupaya mendendalikan distribusi dan harga pangan termasuk cabai tersebut.

Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kota Tangerang Abduh Surahman mengatakan seluruh hasil pendataan akan disampaikan ke Wali Kota Tangerang untuk kebijakan lebih lanjut.

"Kita akan segera rapat terkait masalah ini untuk mengambil langkah selanjutnya," pungkasnya.(RMIHRU)

BANDARA
Liburan ke Tanjung Lesung Banten Kini Bisa Naik Bus Damri dari Bandara Soetta, Ini Jadwal dan Tarifnya

Liburan ke Tanjung Lesung Banten Kini Bisa Naik Bus Damri dari Bandara Soetta, Ini Jadwal dan Tarifnya

Jumat, 9 Oktober 2026 | 20:02

Akses menuju Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Tanjung Lesung, kini semakin praktis. Perum DAMRI secara resmi mengoperasikan rute pemadu moda baru yang menghubungkan Bandara Internasional Soekarno-Hatta (Soetta), Kota Tangerang langsung ke Tanjung Lesung

OPINI
Membaca Gibran, Rocky Gerung, dan Riuh Netizen

Membaca Gibran, Rocky Gerung, dan Riuh Netizen

Rabu, 7 Oktober 2026 | 20:25

Bagi sebagian besar orang, dunia akademik dan politik adalah dua kutub yang berbeda. Yang satu adalah menara gading tempat para pemikir memburu kebenaran, sementara yang lain adalah arena berlumpur tempat kekuasaan diperebutkan.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill