Connect With Us

Kemensos Tebar Kebahagiaan di Lapas Anak Tangerang

Achmad Irfan Fauzi | Sabtu, 24 Agustus 2019 | 13:44

Warga binaan menunjukan penampilannya bermain alat musik di Lembaga Pemasyarakatan Khusus Anak (LPKA) Kelas I Tangerang, Sabtu (24/8/2019). (TangerangNews/2019 / Achmad Irfan Fauzi)

 

TANGERANGNEWS.com-Kementerian Sosial (Kemensos) RI menggelar Acara Sehari Bersama Anak untuk menebar kebahagiaan kepada warga binaan di Lembaga Pemasyarakatan Khusus Anak (LPKA) Kelas I Tangerang, Sabtu (24/8/2019).

Kegiatan ini merupakan rangkaian peringatan Hari Anak Nasional 2019 yang bertajuk Anak Bahagia Indonesia Sejahtera. Dalam acara ini, Kemensos memberikan pelatihan ESQ atau pelatihan kecerdasan emosional dan spiritual kepada ratusan warga binaan.

Warga binaan menunjukan penampilannya bermain alat musik di Lembaga Pemasyarakatan Khusus Anak (LPKA) Kelas I Tangerang, Sabtu (24/8/2019).

Kemensos mengajak warga binaan bermain dan belajar. Raut wajah anak-anak pun tampak semringah. Mereka begitu asyik bercanda-ria bersama. Sehingga, suasana kebahagiaan sangat terasa.

Direktur Rehabilitasi Sosial Anak pada Kemensos RI Kanya Eka Santi mengatakan, anak yang memiliki persoalan dengan hukum menjadi perhatian Kemensos. Sebab, jumlahnya terus meningkat.

Sebanyak 2.200 kasus anak berhadapan dengan hukum terdata hingga Desember 2018. Kemudian pada Juli 2019  jumlahnya naik menjadi 3.000 kasus.

Warga binaan menunjukan penampilannya bermain alat musik di Lembaga Pemasyarakatan Khusus Anak (LPKA) Kelas I Tangerang, Sabtu (24/8/2019).

Sehingga, lanjutnya, perlu penanganan khusus untuk memberikan perhatian kepada anak-anak itu. Dalam memberikan kebahagiaan kepada mereka, peran serta orang dewasa sangat diperlukan.

“Kami bekerjasama dengan Kemenkumham agar anak-anak yang berkonflik dengan hukum merasakan sentuhan dan kegembiraan di Hari Anak Nasional,” ujarnya.

Baca Juga :

“Kebahagiaan anak itu sesungguhnya harus diupayakan oleh orang dewasa. Jadi, kami selalu mengupayakan agar masalah yang dihadapi anak-anak bisa teratasi supaya mereka tercapai kebahagian. Kalau anak-anak bahagia pasti Indonesia sejahtera,” imbuh Kanya.

Dalam acara sentuhan kebahagiaan ini, warga binaan yang tergabung dalam tim hadroh turut ditampilkan. Tim binaan Staf Pembinaan LPKA Kelas i Tangerang Andri Ferly ini rencananya akan diikutsertakan dalam lomba hadroh Festival AL-Azhom 2019 mendatang.

Warga binaan menunjukan penampilannya bermain alat musik di Lembaga Pemasyarakatan Khusus Anak (LPKA) Kelas I Tangerang, Sabtu (24/8/2019).

Kasie Pembinaan LPKA Kelas I Tangerang Herti Hartati menambahkan, pihaknya selalu mendorong warga binaannya untuk tampil dihadapan masyarakat. Upaya ini, kata dia, agar jika bebas nanti warga binaan bisa berbaur dan diterima oleh masyarakat di lingkungannya.

“Kami berharap anak-anak kami bisa berbahagia, bersuka cita, karena sudah di luar mereka bertemu langsung dengan masyarakat,” katanya.

Selama berada di LPKA, kata Herti, warga binaan dapat memenuhi hak-haknya. “Tentu kami memberikan sepenuhnya hak-hak mereka yang meraka butuhkan seperti hak identitasnya, hak kesehatannya, hak pendidikannya hingga hak berpartisipasi dalam pembangunan masyarakat,” pungkasnya.(RMI/HRU)

HIBURAN
Penggagas Soundtrack KKN di Desa Penari Ciptakan Lagu Tepis Stereotip Horor Gunung Kawi

Penggagas Soundtrack KKN di Desa Penari Ciptakan Lagu Tepis Stereotip Horor Gunung Kawi

Jumat, 9 Januari 2026 | 13:50

Musisi asal Gunung Kawi, Matoha Mino, merilis lagu berjudul Gunung Kawi sebagai bentuk respons terhadap persepsi yang menurutnya keliru dan telah lama berkembang di masyarakat terkait stigma tentang Gunung Kawi

OPINI
Nasib Palestina, Derita Tak Kunjung Berakhir

Nasib Palestina, Derita Tak Kunjung Berakhir

Kamis, 15 Januari 2026 | 22:37

‎Kematian di Gaza tak hanya datang dari peluru dan bom. Seorang pria dan seorang anak meregang nyawa akibat runtuhnya bangunan karena cuaca ekstrem. Hingga kini, total 19 korban tewas akibat tertimbun puing telah dibawa ke rumah sakit.

MANCANEGARA
WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

Kamis, 8 Januari 2026 | 13:17

Pergantian tahun belum membawa angin segar bagi pasar tenaga kerja global. Ancaman pemutusan hubungan kerja diperkirakan masih akan membayangi hingga beberapa tahun ke depan, bahkan berpotensi berlangsung sampai 2030.

BANTEN
Investasi Sektor Hilirisasi Banten Tembus Rp41,3 Triliun pada 2025

Investasi Sektor Hilirisasi Banten Tembus Rp41,3 Triliun pada 2025

Jumat, 16 Januari 2026 | 21:41

Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten mencatat sepanjang tahun 2025 (Januari–Desember), realisasi investasi berhasil menembus angka Rp130,2 triliun.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill