Hari ini Puncak Arus Mudik di Bandara Soekarno-Hatta, Penumpang Diprediksi Capai 243 Ribu
Jumat, 28 Maret 2025 | 17:59
Puncak arus mudik di Bandara Soekarno-Hatta Kota Tangerang diperkirakan terjadi pada hari ini, Jumat 28 Maret 2025.
TANGERANGNEWS.com—Polres Metro Tangerang Kota menyampaikan akan menjaga ketat objek-objek vital selama momen menjelang maupun saat berlangsungnya pelantikan Presiden RI Joko Widodo dan Wakil Presiden RI Ma'ruf Amin.
Kapolres Metro Tangerang Kota Kombes Abdul Karim mengatakan, selain objek-objek vital, pihaknya juga akan mengerahkan petugas keamanan di empat titik perbatasan antara Kota Tangerang dengan Jakarta.
Menurutnya, penyekatan massa berlangsung selama 19-20 Oktober 2019 atau momen menjelang hingga selesai pelantikan kepala negara Indonesia itu.
"Kami mengamankan daerah dengan pola penyekatan," ujar Abdul di Mapolres Metro Tangerang Kota, Jumat (18/10/2019).
BACA JUGA:
Empat titik yang menjadi perhatian penyekatan massa di antaranya adalah Ciledug, Jatiuwung, Batuceper, dan Sepatan, Tangerang.
"Di samping itu, ada beberapa titik yang perlu dijaga semacam obvit (objek vital). Obvit tempat-tempat gardu listrik dan lainnya yang merupakan tempat keramaian masyarakat," ungkapnya.
Dalam penyekatan massa, Abdul menyebut, pihaknya akan mengerahkan 1.500 anggota Polri. Ia mengimbau kepada masyarakat khususnya pelajar untuk tidak melakukan aksi demonstrasi saat hari pelantikan Presiden dan Wakil Presiden.
"Peran orangtua dalam melakukan pengawasan kepada anaknya harus ditingkatkan," pungkasnya.(MRI/RGI)
Puncak arus mudik di Bandara Soekarno-Hatta Kota Tangerang diperkirakan terjadi pada hari ini, Jumat 28 Maret 2025.
Sejak resmi menjadi kota administratif pada 28 Februari 1993 setelah sebelumnya tergabung dalam Kabupaten Tangerang, Kota Tangerang telah menginjak usia ke-32 pada Jumat, 28 Februari 2025.
Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) telah menetapkan daftar mata pelajaran yang akan diujikan dalam Tes Kompetensi Akademik (TKA), yang menjadi pengganti Ujian Nasional (UN) bagi peserta didik sekolah.
Di balik cahaya lampu yang menyala di rumah, masjid, dan jalanan saat Hari Raya, ada sosok yang rela meninggalkan kebersamaan dengan keluarga demi menjaga keandalan listrik.