Pemkab Tangerang Bakal Gelar Nobar Piala Dunia 2026 di 29 Kecamatan
Rabu, 17 Juni 2026 | 16:54
Pemerintah Kabupaten (Tangerang) berencana mengadakan nonton bareng (Nobar) FIFA World Cup 2026 di 29 Kecamatan yang berada di wilayah tersebut.
TANGERANGNEWS.com—Komandan Kodim 0506/Tangerang Kolonel Inf Wisnu Kurniawan memastikan situasi keamanan di Kota Tangerang dalam keadaan kondusif saat momen pelantikan presiden dan wakil presiden.
Pihaknya mengerahkan sejumlah kendaraan tempur jenis Intai Komodo dan Panser Anoa di titik-titik keramaian masyarakat seperti di TangCity Mal, Mal Alam Sutera, dan Living World.
BACA JUGA:
"Betul (pengerahan kendaraan tempur). Jadi, kita antisipasi pengamanan pelantikan presiden karena dari analisa intelijen akan ada pihak-pihak yang ingin menggagalkan pelantikan presiden," ujarnya kepada TangerangNews, Minggu (20/10/2019).
Selain kendaraan tempur, kata Wisnu, pihaknya juga menerjunkan personel sebanyak lima satuan setingkat kompi (SSK) di wilayah Tangerang termasuk di Bandara Soekarno-Hatta.


Menurut Wisnu, pihaknya melakukan pencegahan pengamanan sebelum terjadi hal-hal yang tidak diinginkan. "Ini salah satu preventif kita," jelasnya.
Ia juga mengimbau masyarakat tetap beraktifitas seperti biasanya saat menjelang maupun berlangsungnya pelantikan. Ia memastikan situasi keamanan di Tangerang dalam keadaan kondusif.
"Tentunya harapan kami pelaksanaan pelantikan presiden akan aman karena ini merupakan kebanggaan, kehormatan bagi bangsa. Apalagi ini menjadi pusat perhatian dunia sehingga harus aman. Ada TNI-Polri yang semaksimal mungkin menciptakan situasi kondusif," pungkasnya.(RAZ/RGI)
TODAY TAGPemerintah Kabupaten (Tangerang) berencana mengadakan nonton bareng (Nobar) FIFA World Cup 2026 di 29 Kecamatan yang berada di wilayah tersebut.
Terkait usulan pembentukan Peraturan Daerah (Perda) tentang pelarangan dan pencegahan lesbian, gay, biseksual, dan transgender (LGBT), DPRD Kabupaten Tangerang menyatakan masih menunggu regulasi dari Pemerintah Pusat dan DPR RI, sebagai dasar hukum
Pemerintah Malaysia memutuskan menurunkan harga solar menjadi 2,10 ringgit Malaysia atau sekitar Rp9.061 per liter mulai Juli 2026.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews