Connect With Us

Ribuan Pengendara Terjaring Operasi Zebra Jaya di Kota Tangerang

Achmad Irfan Fauzi | Selasa, 5 November 2019 | 19:18

Terlihat Polisi saat memberhentikan pengendara motor untuk memeriksa kelengkapan surat-surat dan kelengkapan lainnya dari pengguna jalan tersebut. (TangerangNews/2019 / Achmad Irfan Fauzi)

 

TANGERANGNEWS.com—Satlantas Polres Metro Tangerang Kota telah menggelar Operasi Zebra Jaya diselenggarakan selama dua pekan, yakni 28 Oktober-5 November 2019.

Kasat Lantas Polres Metro Tangerang Kota AKBP Agung Pitoyo mengatakan, selama operasi yang digelar di Jalan Jenderal Sudirman, Jalan MH Thamrin, dan Jalan Benteng Betawi ini, pihaknya menilang ribuan pengendara.

Terlihat Polisi saat memberhentikan pengendara motor untuk memeriksa kelengkapan surat-surat dan kelengkapan lainnya dari pengguna jalan tersebut.

"Ada 3.294 pelanggar yang kami tindak," ujarnya seraya menambahkan angka itu menurun jika dibandingkan dengan tahun sebelumnya yang mencapai 3.621 pelanggar, Selasa (5/11/2019).

Terlihat Polisi saat menilang pengguna jalan yang tidak melengkapi surat-surat kendaraannya.

Berdasarkan data yang didapat, pelanggar lalu lintas itu didominasi pengendara sepeda motor.

Pelanggar mayoritas pegawai swasta, dan mahasiswa, sementara pegawai negeri sipil hanya enam orang.

Baca Juga :

 

Sementara jenis pelanggaran diantaranya mengemudi tanpa dilengkapi surat-surat kendaraan, melawan arus, hingga bentuk pelanggaran lain sebagaimana diatur dalam Undang-undang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan No 22/2009.

"Kami menyita 1.295 SIM, 2058 STNK, dan 31 kendaraan," jelasnya.

Menurut KBO Satlantas Polres Metro Tangerang Kota AKP Agus Pribadi, selain tilang, pihaknya juga menegur 582 pengendara.

Ia menyebut operasi tersebut berhasil menekan angka kecelakaan di Kota Tangerang.

"Kecelakaan selama operasi nihil. Terbukti, ya, masyarakat mulai semakin tertib berlalu lintas," pungkasnya.(RMI/HRU)

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

TEKNO
Fundamental dan Teknikal Solana di Akhir Tahun 2026

Fundamental dan Teknikal Solana di Akhir Tahun 2026

Selasa, 13 Oktober 2026 | 18:16

Solana memasuki akhir 2026 dengan sejumlah katalis yang dapat menentukan arah harga SOL. Pertumbuhan ekosistem, aktivitas jaringan, pengembangan aplikasi terdesentralisasi, serta kondisi pasar kripto menjadi faktor fundamental yang perlu

TANGSEL
Warga Serpong Lagoon Muntaber Massal, Hasil Lab: WTP Tercemar Bakteri E. coli Lebihi Ambang Batas

Warga Serpong Lagoon Muntaber Massal, Hasil Lab: WTP Tercemar Bakteri E. coli Lebihi Ambang Batas

Minggu, 18 Oktober 2026 | 11:46

Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Tangsel) mengambil langkah tegas menyusul merebaknya kasus gangguan pencernaan dan muntaber yang menimpa warga Perumahan Serpong Lagoon, Kelurahan Keranggan, Kecamatan Setu.

NASIONAL
Bos Buruh Klaim Pabrik PHK Massal Bukan karena Upah Tinggi, Ini Empat Penyebabnya

Bos Buruh Klaim Pabrik PHK Massal Bukan karena Upah Tinggi, Ini Empat Penyebabnya

Rabu, 14 Oktober 2026 | 14:45

Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) Said Iqbal menilai kenaikan upah minimum bukan penyebab utama penutupan pabrik dan pemutusan hubungan kerja (PHK) di Indonesia.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill