Gagal Rebut Poin Penuh dari Bhayangkara FC, Persita Alihkan Fokus ke Persija
Rabu, 28 Januari 2026 | 12:44
Persita Tangerang langsung mengalihkan fokus ke laga berikutnya setelah bermain imbang 1-1 melawan Bhayangkara Presisi Lampung FC.
TANGERANGNEWS.com-Narapidana atau warga binaan di Lapas Perempuan Klas IIA Tangerang didominasi terjerat kasus narkoba.
Kepala Lapas Perempuan Klas IIA Tangerang Herlin Candrawati mengatakan, saat ini total warga binaan berjumlah 374 orang.
Menurutnya, 47 warga binaan di antaranya merupakan warga negara asing (WNA). Sementara penghuni lainnya narapidana lokal.
"Dari total warga binaan, hampir 80 persennya kasus narkoba," ungkapnya saat ditemui di Aula Lapas Perempuan Klas IIA Tangerang, Selasa (17/12/2019).
BACA JUGA:
Mengatasi banyaknya kasus narkoba yang mendekam di Lapas Perempuan Tangerang, kata Herlin, pihaknya pun gencar mengimplementasikan dua program utama, yakni pembinaan kepribadian dan kemandirian untuk mengubah perilaku buruk menjadi lebih baik.
Herlin menyebut, dalam pembinaan kepribadian, para warga binaan diberikan fasilitas mengikuti aktivitas kerohanian sesuai kepercayaannya masing-masing.
Di dalam lapas, terdapat fasilitas untuk melakukan aktivitas keagamaan, seperti masjid, gereja, hingga vihara.
"Kemudian program kemandirian kami berikan pembinaan talenta musik, tari, salon, hingga tata rias pengantin," pungkasnya.(RAZ/RGI)
Persita Tangerang langsung mengalihkan fokus ke laga berikutnya setelah bermain imbang 1-1 melawan Bhayangkara Presisi Lampung FC.
TODAY TAGWarga urban Jakarta dan sekitarnya tidak lagi harus menembus macet menuju pusat kota, untuk belanja kebutuhan perlengkapan rumah tangga.
PT Pertamina Patra Niaga mengusulkan kebijakan pembatasan pembelian LPG subsidi 3 kilogram maksimal 10 tabung per bulan untuk setiap kepala keluarga (KK).
Produsen baja asal Jepang, Osaka Steel Co., Ltd., memutuskan untuk menghentikan seluruh kegiatan usaha anak perusahaan konsolidasinya di Indonesia, PT Krakatau Osaka Steel (KOS).
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews