Connect With Us

Jelang Nataru, Harga Cabai Merah di Kota Tangerang Makin Pedas

Achmad Irfan Fauzi | Senin, 23 Desember 2019 | 20:22

Ilustrasi pedagang cabai. (@TangerangNews / Rangga Agung Zuliansyah)

TANGERANGNEWS.com-Menyambut perayaan Natal dan tahun baru (Nataru) yang tinggal menghitung hari, sejumlah pangan di Kota Tangerang memgalami kenaikan, Senin (23/12/2019).

Berdasarkan data yang dihimpun, jenis pangan yang merangkak naik ialah cabai.

Dirut PD Pasar Kota Tangerang Titien Mulyati mengatakan, harga cabai merah keriting sedang pedas, yakni dari Rp42 ribu naik hingga Rp48 ribu per kilogramnya.

“Ya, yang paling naik harga cabai. Untuk cabai merah keriting naik Rp6 ribu,” ujarnya kepada TangerangNews seraya menyebut harga ini berdasarkan survei di Pasar Anyar, Kota Tangerang.

BACA JUGA:

Lalu, kata dia, disusul harga cabai merah besar yang mengalami kenaikan Rp5 ribu dari harga normal Rp40 ribu ke Rp45 ribu per kilogramnya.

Ia juga menyebut pangan lain yang harganya merangkak naik adalah bawang merah.

“Untuk bawang per kilogramnya hanya naik Rp2 ribu dari harga normal Rp42 ribu,” ucapnya.

Meski demikian, menurut Titien harga daging sapi dan ayam masih normal.

Ia juga memastikan ketersediaan pangan di Kota Tangerang untuk menyambut momen liburan Nataru ini cukup.

“Alhamdulillah ketersediaan masih bisa dipenuhi,” pungkasnya.(MRI/RGI)

TANGSEL
Komisi VII Semprot Pemkot Tangsel Soal Insiden Gudang Kimia Cemari Sungai Cisadane

Komisi VII Semprot Pemkot Tangsel Soal Insiden Gudang Kimia Cemari Sungai Cisadane

Jumat, 6 Maret 2026 | 23:19

Insiden kebakaran gudang bahan kimia di Pergudangan Taman Tekno, Setu, Kota Tangerang Selatan (Tangsel) hingga mencemari Sungai Cisadane kini berbuntut panjang. Peristiwa ini memicu reaksi keras dari Senayan.

MANCANEGARA
Prabowo Siap Mundur dari BoP Jika Tak Bermanfaat bagi Palestina

Prabowo Siap Mundur dari BoP Jika Tak Bermanfaat bagi Palestina

Jumat, 6 Maret 2026 | 09:25

Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menyatakan untuk mundur dari keanggotaan Dewan Perdamaian atau Board of Peace (BoP) apabila keberadaan Indonesia di forum tersebut tidak memberikan manfaat bagi perjuangan kemerdekaan Palestina.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill