Connect With Us

Bentrok FBR-PP di Ciledug Tangerang, Polisi Buru Pelaku yang Lukai Korban

Tim TangerangNews.com | Sabtu, 20 November 2021 | 20:13

Kapolres Metro Tangerang Kota Kombes Deonijiu de Fatima. (@TangerangNews / Tribunjakarta)

TANGERANGNEWS.com–Polres Metro Tangerang Kota mencari pelaku yang menyebabkan jatuhnya korban luka-luka saat terjadi bentrokan antara ormas Forum Betawi Rempug (FBR) dan Pemuda Pancasila (PP) di Pasar Lembang, Jl Raden Fatah Ciledug, Kota Tangerang pada Jumat 19 November 2021 malam. 

Kapolres Metro Tangerang Kota Kombes Deonijiu de Fatima menyatakan, pihaknya melakukan koordinasi dengan pimpinan kedua ormas dalam melakukan penyelidikan. "Sudah pasti kami komunikasi sama mereka secara tegas,” kata Deonijiu, Sabtu 20 November 2021, seperti dikutip dari Kompas.

Deonijiu pun memastikan pihaknya bakal menindak tegas pelaku dari kedua ormas tersebut yang melakukan penyerangan sehingga menyebabkan jatuhnya korban.

“Kami dari kepolisian tidak segan menindak pelaku yang menyerang seseorang yang mengakibatkan luka. Itu harus ditindak tegas secara hukum," ujar Deonijiu.

Dalam aksi bentrokan tersebut, anggota masing-masing ormas diketahui mengalami luka yang serius dan saat ini dalam penanganan rumah sakit. Dalam keterangan sebelumnya, Deonijiu menyebutkan korbannya dari FBR dua orang dan dari PP satu orang.

Baca Juga :

Deonijiu melanjutkan, kedua kelompok ormas itu kerap terlibat perselisihan hingga berujung bentrok yang disebabkan berbagai masalah. Terakhir, keributan kedua ormas tersebut terjadi dilatarbelakangi perusakan pos.

"Selama ini kan ormas-ormas ini selalu yang buat rusuh dua belah pihak. Baru minggu kemarin ada perusakan pos, nah itu yang menyerempet hingga balas membalas," tutur Deonijiu.

Adapun sebelum terjadi bentrok pada Jumat malam, salah satu ormas merayakan ulang tahun seseorang dengan cara konvoi ke jalan. Ketika itu kedua ormas bertemu di salah satu lokasi hingga terjadi bentrokan. "Mereka ketemu di lokasi ini. Terus mereka terlibat cekcok kemudian terjadi bentrok ini," ucap Deonijiu.

OPINI
Urbanisasi Bukti Kesenjangan Tinggi

Urbanisasi Bukti Kesenjangan Tinggi

Selasa, 7 April 2026 | 15:06

Libur lebaran telah usai, tapi masalah baru yang mesti dihadapi pemerintah pasca Ramadan justru mulai muncul, salah satunya adalah urbanisasi. Euforia gemerlapnya kota meracuni penduduk desa untuk bisa menikmatinya.

KAB. TANGERANG
Habiskan Rp13 Miliar, Begini Potret Hasil Penataan Rumah Nelayan Mauk yang Dulunya Kumuh

Habiskan Rp13 Miliar, Begini Potret Hasil Penataan Rumah Nelayan Mauk yang Dulunya Kumuh

Jumat, 17 April 2026 | 08:00

Kampung nelayan di Tanjung Anom, Kecamatan Mauk, Kabupaten Tangerang, yang dulunya kumuh berubah drastis menjadi permukiman asri dan nyaman.

TEKNO
Bikin Laporan Polisi dan Kehilangan Bisa Lewat Aplikasi, Sudah Digunakan Polda Banten

Bikin Laporan Polisi dan Kehilangan Bisa Lewat Aplikasi, Sudah Digunakan Polda Banten

Rabu, 15 April 2026 | 22:32

Masyarakat kini dapat membuat laporan polisi (LP) dan laporan kehilangan secara online melalui Super App Polri yang baru saja diluncurkan pada Selasa, 14 April 2026.

PROPERTI
Ruko di Gading Serpong Ini Cuma 44 Unit Langsung Jadi Rebutan 

Ruko di Gading Serpong Ini Cuma 44 Unit Langsung Jadi Rebutan 

Kamis, 16 April 2026 | 20:06

Demam properti di Gading Serpong makin tak terbendung. Proyek ruko terbaru Pasadena Square South langsung diincar para investor sebelum resmi dipasarkan.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill