Connect With Us

Sebelum Dicangkul, Korban Dikejar dengan Kampak dan Pacul di Sepatan Tangerang

Achmad Irfan Fauzi | Rabu, 23 Februari 2022 | 17:20

Eko Supriyadi korban cangkul kepala terbaring lemah di RSUD Pakuhaji, Kabupaten Tangerang, Rabu 23 Februari 2022. (@TangerangNews / Achmad Irfan Fauzi )

TANGERANGNEWS.com-Eko Supriyadi, warga Kampung Taman Jiman, Desa Kampung Kelor, Kecamatan Sepatan Timur, Kabupaten Tangerang, masih terbaring lemah di RSUD Pakuhaji karena harus menjalani perawatan akibat luka di kepalanya setelahnya dicangkul dengan pacul oleh Saman tetangganya.

Ternyata sebelum peristiwa yang terjadi pada Senin 21 Februari 2022 itu, pelaku Saman yang diduga mengalami depresi berat beberapa kali pernah membahayakan diri Eko.

"Kejadian kemarin (dicangkul) tuh sudah ketiga kalinya," kata Reni Astuti, istri Eko Supriyadi saat dihubungi, Rabu 23 Februari 2022.

Saman disebut pernah berupaya menghajar Eko dengan senjata berupa kampak dan cangkul. Namun, upaya penyerangan tersebut masih bisa dicegah Eko.

"Sebelumnya dikejar-kejar pakai golok sama kampak, tapi kampaknya keambil, ada di rumah. Terus yang kedua dikejar pakai pacul, cuma posisinya (korban) siap. Saat ketiga ini korban meleng soalnya lagi bakar sampah," jelas Reni.

Baca Juga :

Adapun saat kejadian yang ketiga, lanjut Reni, korban sudah diberitahu oleh tetangga kalau pelaku Saman ingin menyerang, tetapi korban tidak menghiraukannya. 

"Tiba-tiba (pelaku) datang langsung disabet kena dadanya terus kepleset jatuh (mengenai pelipis dan kepala)," ujarnya.

Reni mengaku pihaknya sudah melaporkan upaya penyerangan yang membahayakan suaminya itu ke pengurus RT dan RW setempat, tetapi tidak ditanggapi dengan serius.

"Kita sudah lapor sama RT RW tapi enggak ditanggapi, responsnya itu orang gila enggak usah dilayanin. Cuma kan orang gila yang seperti apa dulu, kalau tidak membahayakan enggak masalah, tapi kalau membahayakan ini justru. Setelah ada korban baru deh," beber Reni menyesalkan.

BANDARA
Ngaku Mau Liburan ke Kamboja, 3 WNI Digagalkan Berangkat Kerja Secara Ilegal di Bandara Soetta

Ngaku Mau Liburan ke Kamboja, 3 WNI Digagalkan Berangkat Kerja Secara Ilegal di Bandara Soetta

Jumat, 19 Juni 2026 | 20:08

Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Soekarno-Hatta (Soetta) berhasil mencegah keberangkatan tiga warga negara Indonesia (WNI) yang diduga hendak bekerja secara ilegal atau nonprosedural di Kamboja.

TEKNO
Pelanggan Telkomsel di Jabotabek-Jabar Bisa Nobar Piala Dunia Cuma Modal Paket Rp25 Ribu

Pelanggan Telkomsel di Jabotabek-Jabar Bisa Nobar Piala Dunia Cuma Modal Paket Rp25 Ribu

Minggu, 14 Juni 2026 | 19:05

Menyambut momentum Piala Dunia 2026, Telkomsel bersama TVRI menghadirkan ‘Bola Gembira MAXStream TV’ sebagai solusi agar masyarakat Indonesia di berbagai wilayah, tetap dapat menikmati setiap pertandingan secara lebih fleksibel.

SPORT
Pemkab Tangerang Bakal Gelar Nobar Piala Dunia 2026 di 29 Kecamatan

Pemkab Tangerang Bakal Gelar Nobar Piala Dunia 2026 di 29 Kecamatan

Rabu, 17 Juni 2026 | 16:54

Pemerintah Kabupaten (Tangerang) berencana mengadakan nonton bareng (Nobar) FIFA World Cup 2026 di 29 Kecamatan yang berada di wilayah tersebut.

PROPERTI
Pemerintah Hapus Batasan Domisili Pembelian Rumah Subsidi, Warga Jakarta Bisa Beli Rumah di Tangerang

Pemerintah Hapus Batasan Domisili Pembelian Rumah Subsidi, Warga Jakarta Bisa Beli Rumah di Tangerang

Sabtu, 20 Juni 2026 | 14:39

Kabar baik bagi warga DKI Jakarta yang mendambakan hunian dengan harga terjangkau di kawasan sekitar Ibu Kota.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill