Connect With Us

Realisasi Retribusi Parkir Tangsel Capai Rp17 Miliar

Yudi Adiyatna | Rabu, 27 September 2017 | 18:00

DPPKAD bersama Dinas Perhubungan Tangsel melakukan kegiatan Sosialisasi Regulasi Pajak Daerah di Wilayah Tangerang Selatan, Rabu (27/9/2017). (@TangerangNews2017 / Yudi Adiyatna)

TANGERANGNEWS.com-Bapenda (Badan Pendapatan Daerah) Kota Tangerang Selatan di tahun 2017 menargetkan kenaikan retribusi daerah dari sektor Perparkiran sebesar Rp24,5 miliar. Jumlah tersebut lebih besar jika dibandingkan dengan target tahun sebelumnya yang mencapai Rp21 miliar. BACA JUGA : Tarif Parkir Baru, DPPKAD Tangsel Kumpulkan Pengelola Parkir

Kepala Bidang Pajak 2 Bapenda Rahayu Sayekti mengungkapkan, dari target tersebut, hingga Selasa (27/9/2017), yang baru terealisasi mencapai angka Rp17 miliar.

“Adapun saat ini di wilayah Tangsel terdapat 102 wajib pajak perparkiran atau titik parkir yang dikelola oleh 57 pengelola Parkir,” ungkapnya seusai acara sosialisasi Tarif Parkir Baru kepada para Pengusaha Parkir, Rabu (27/9/2017). BACA JUGA : Ini Alasan Dishub Tangsel Naikan Tarif Parkir

Sementara itu, Novi salah seorang pengelola parkir dari Gerbang Parkir mengungkapkan, dirinya mendukung upaya Pemkot Tangsel menyesuaikan tarif parkir yang baru dan mengundang para pengusaha parkir untuk duduk bersama mensosialisasikan aturan tersebut. "Bagus itu, kan sebelumnya sudah ada sosialiasasi dulu," ungkapnya.(RAZ)

OPINI
Menimbang Insentif Tambahan bagi Guru Sekolah Gratis di Banten

Menimbang Insentif Tambahan bagi Guru Sekolah Gratis di Banten

Selasa, 7 Juli 2026 | 18:46

Program sekolah gratis pada dasarnya bertujuan meringankan beban masyarakat. Akan tetapi, pelaksanaannya melibatkan berbagai sekolah dengan kondisi yang sangat beragam.

BANTEN
Burnout Bukan Cuma Lelah Bekerja, Kenali Tanda-Tandanya Sebelum Berdampak Lebih Serius

Burnout Bukan Cuma Lelah Bekerja, Kenali Tanda-Tandanya Sebelum Berdampak Lebih Serius

Selasa, 7 Juli 2026 | 16:13

Rasa lelah setelah bekerja merupakan hal yang wajar. Namun, ketika seseorang merasa kehabisan energi, kehilangan semangat, hingga tidak mampu memulai pekerjaan meski sudah berada di depan meja kerja, kondisi tersebut bisa menjadi tanda burnout.

MANCANEGARA
Malaysia Pangkas Harga Solar Jadi Rp9.000-an per Liter, Ini Alasan di Baliknya

Malaysia Pangkas Harga Solar Jadi Rp9.000-an per Liter, Ini Alasan di Baliknya

Selasa, 23 Juni 2026 | 11:51

Pemerintah Malaysia memutuskan menurunkan harga solar menjadi 2,10 ringgit Malaysia atau sekitar Rp9.061 per liter mulai Juli 2026.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill