Connect With Us

Golok Babi, Pedang, dan Kelewang Warnai Aksi Tawuran Pelajar Tangerang Selatan

Yudi Adiyatna | Minggu, 17 Desember 2017 | 12:00

Petugas Polres Tangerang Selatan berhasil menggagalkan aksi tawuran puluhan pelajar di Tangerang Selatan pada Minggu (17/12/2017). (Istimewa / Istimewa)

TANGERANGNEWS.com- Golok babi, pedang dan kelewang warnai aksi tawuran puluhan pelajar di Tangerang Selatan pada Minggu (17/12/2017) dini hari tadi. 

Beruntung aksi itu berhasil dicegah petugas Polres Tangerang Selatan. 
 
BACA JUGA :
"Sekitar 83 orang yang kami amankan," ujar Kasat Reskrim Polres Tangerang Selatan, AKP Alexander, Minggu (17/12/2017).
 

Dari 83 yang diamankan, sebanyak 31 pelaku masih berstatus pelajar. Mereka pun langsung digelandang ke Mapolres Tangerang Selatan guna pemeriksaan lebih lanjut.
 
Barang Bukti Senjata Tajam.
                 Barang Bukti Senjata Tajam.
 
"Mereka membawa senjata tajam dan kami lakukan upaya penahanan," ucapnya.
 
Atas aksi tersebut, dunia pendidikan di Tangerang Selatan pun menjadi sorotan publik. Setidaknya hal ini menimbulkan rasa keprihatinan bagi masyarakat.(DBI/HRU)
BANTEN
Banten Terpapar Abu Vulkanik Anak Krakatau, Gubernur Imbau Warga Pakai Masker

Banten Terpapar Abu Vulkanik Anak Krakatau, Gubernur Imbau Warga Pakai Masker

Minggu, 6 September 2026 | 15:41

Erupsi Gunung Anak Krakatau yang tengah berlangsung menyebabkan abu vulkanik terbawa angin hingga ke sejumlah wilayah di Banten dan Jawa Barat.

AYO! TANGERANG CERDAS
Open Day Syafana Islamic School Banjir Orangtua, Hampir 1.000 Calon Siswa Sudah Daftar

Open Day Syafana Islamic School Banjir Orangtua, Hampir 1.000 Calon Siswa Sudah Daftar

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 23:53

Antusiasme orangtua untuk menyekolahkan anaknya di Syafana Islamic School terbilang tinggi. Hingga Open Day tahun ajaran 2027-2028 digelar, hampir 1.000 calon siswa telah mendaftarkan diri secara online.

OPINI
Sandera Dana Desa Demi Bebas Asap

Sandera Dana Desa Demi Bebas Asap

Jumat, 28 Agustus 2026 | 21:31

Kebakaran hutan dan lahan merupakan tantangan tata kelola yang berulang setiap siklus musim kemarau di Indonesia. Keterlambatan respons mesin birokrasi pemerintah daerah maupun pusat tidak sekadar berakar pada persoalan anomali cuaca.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill