Bus Penumpang Kepergok Angkut Belasan Motor Kredit di Pelabuhan Merak, Hendak Digelapkan ke Sumatera
Sabtu, 14 Februari 2026 | 20:18
Jajaran Ditreskrimum Polda Banten membongkar sindikat penggelapan kendaraan bermotor kredit atau jaminan fidusia.
TANGERANGNEWS.com-Kasat Reskrim Polres Tangsel AKP Alexander Yurikho mengatakan pihak penyidik Polres Tangsel akan segera menetapan tersangka kecelakaan maut Terios dengan kereta api barang.
Seperti diketahui tiga orang tewas dan tiga lainnya dalam kondisi kritis pada peristiwa tersebut.
BACA JUGA:
Penetapan tersangka tersebut menurutnya dilakukan karena polisi mengindikasikan adanya dugaan kelalaian yang dilakukan oleh sopir pengendara Terios.
"Penyidik segera melakukan penetapan tersangka. Karena akibat kelalaian telah menyebabkan kematian," terang Alexander, Minggu (14/1/2018).
Polres Tangsel hingga kini masih menunggu adanya hasil pemeriksaan laboratorium tentanh dugaan pengaruh minuman keras atau zat adiktif lainnya yang dikonsumsi oleh sopir dan penumpang mobil tersebut.
"Kami telah melakukan pengecekan kadar kandungan darah baik penumpang yang masih dalam perawatan maupun yang meninggal, hasil akan keluar besok," papar Alex.
Selain memeriksa para saksi dan warga sekitar pihak penyidik pun akan melakukan pemeriksaan terhadap petugas PT KAI yang mengawasi perlintasan tanpa palang pintu.
Seperti diberitakan sebelumnya, peristiwa kecelakaan lalulintas itu terjadi di perlintasan kereta api tanpa palang pintu di Kampung Pladen RT 01 /05, Pondok Ranji , Ciputat Timur, Tangsel, Sabtu (13/1/2018) dini hari.(DBI/RGI)
Jajaran Ditreskrimum Polda Banten membongkar sindikat penggelapan kendaraan bermotor kredit atau jaminan fidusia.
TODAY TAGBareskrim Polri telah menetapkan AKBP Didik Putra Kuncoro, Mantan Kapolres Bima Kota sebagai tersangka kasus dugaan penyalahgunaan dan peredaran narkotika.
roma musim semi yang penuh harapan kini mulai terasa di setiap sudut Mal Ciputra Tangerang. Menyambut perayaan Tahun Baru Imlek 2026, pusat perbelanjaan favorit keluarga ini resmi membuka rangkaian acara istimewa
Di tahun 2026, sistem kerja perusahaan semakin dinamis. Banyak bisnis sudah menerapkan hybrid working, multi-shift, hingga operasional lintas lokasi. Karena itu, absensi manual seperti tanda tangan atau spreadsheet sudah tidak lagi relevan.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews