Pemkot Tangsel Salurkan Hampir 1 Juta Liter Air ke Warga Terdampak Kekeringan
Sabtu, 12 September 2026 | 17:08
Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang Selatan (Tangsel) menggencarkan langkah antisipasi dan penanganan darurat bencana di wilayahnya.
TANGERANGNEWS.com-Kasat Reskrim Polres Tangsel AKP Alexander Yurikho mengatakan pihak penyidik Polres Tangsel akan segera menetapan tersangka kecelakaan maut Terios dengan kereta api barang.
Seperti diketahui tiga orang tewas dan tiga lainnya dalam kondisi kritis pada peristiwa tersebut.
BACA JUGA:
Penetapan tersangka tersebut menurutnya dilakukan karena polisi mengindikasikan adanya dugaan kelalaian yang dilakukan oleh sopir pengendara Terios.
"Penyidik segera melakukan penetapan tersangka. Karena akibat kelalaian telah menyebabkan kematian," terang Alexander, Minggu (14/1/2018).
Polres Tangsel hingga kini masih menunggu adanya hasil pemeriksaan laboratorium tentanh dugaan pengaruh minuman keras atau zat adiktif lainnya yang dikonsumsi oleh sopir dan penumpang mobil tersebut.
"Kami telah melakukan pengecekan kadar kandungan darah baik penumpang yang masih dalam perawatan maupun yang meninggal, hasil akan keluar besok," papar Alex.
Selain memeriksa para saksi dan warga sekitar pihak penyidik pun akan melakukan pemeriksaan terhadap petugas PT KAI yang mengawasi perlintasan tanpa palang pintu.
Seperti diberitakan sebelumnya, peristiwa kecelakaan lalulintas itu terjadi di perlintasan kereta api tanpa palang pintu di Kampung Pladen RT 01 /05, Pondok Ranji , Ciputat Timur, Tangsel, Sabtu (13/1/2018) dini hari.(DBI/RGI)
Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang Selatan (Tangsel) menggencarkan langkah antisipasi dan penanganan darurat bencana di wilayahnya.
TODAY TAGAsosiasi Pengusaha Ritel Indonesia (Aprindo) berkolaborasi dengan Universitas Bunda Mulia (UBM) dalam pengembangan inovasi serta pemanfaatan data science dan artificial intelligence (AI) di sektor ritel.
PT PLN (Persero) menyiapkan sistem kelistrikan berlapis untuk mendukung pelaksanaan MotoGP 2026 di Mandalika International Circuit, Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat, pada 9–11 Oktober 2026.
Seorang pria bernama Bejo, melakukan pengrusakan terhadap enam rumah warga di Perumahan Griya Bintang Mekarsari, Desa Mekarsari, Kecamatan Rajeg, Kabupaten Tangerang. Aksi bejo terekam CCTV dan kini beredar di media sosial.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews