Connect With Us

Tak Senang Ada Ronda, Bapak Dibacok di Legok

Yudi Adiyatna | Senin, 22 Januari 2018 | 18:00

Taufik,45, menjadi korban penganiayaan oleh tetangganya di Desa Rancagong Rt. 02/07 Legok, Tangerang, yang kini di rawat RSIA Curug. (@TangerangNews / Yudi Adiyatna)


TANGERANGNEWS.com-Kesal karena terganggu diadakannya ronda di lingkungan rumahnya, seorang laki-laki bernama Supandi, 43 tahun tega membacok tetangganya Taufik,45 tahun di Desa Rancagong RT 2/07 Legok, Kabupaten Tangerang.

Peristiwa itu terjadi Minggu (21/1/2018), bermula sekitar pukul 01.00 saat pelaku dan korban bersama dua orang lainnya terlibat cekcok mulut di dekat tempat tinggalnya. Namun, karena situasi memanas persoalan pun akhirnya didamaikan di rumah ketua RW setempat, Saprudin.

Setelah didamaikan dikediaman ketua RW, Supandi dan korban yang kemudian pulang ke tempat masing-masing. Namun, karena merasa belum puas, Supandi kemudian datang menghampiri korban dengan membawa golok dan langsung menghajar kepala korban. Hal itu mengakibatkan korban terluka di kepala sebelah kanan.

"Sudah didamaikan di rumah RW setempat. Namun, pelaku kembali dengan membawa golok dan membacok kepala korban sebanyak satu kali," ungkap Kasat Reskrim Polres Tangsel, AKP Alexander Yurikho, Senin (22/1/2018).

Polisi yang mendapatkan laporan dari warga pun kemudian bergegas mendatangi TKP dan berhasil meringkus pelaku beserta barang bukti yang digunakanya untuk menganiaya korban. Korban pun kemudian dibantu oleh warga langsung dilarikan ke RSIA Curug untuk mendapatkan pertolongan.

BACA JUGA :

"Pelaku diamankan beserta barang bukti sebilah golok yang digunakan untuk menganiaya korban," terang Alexander.

Atas perbuatannya, pelaku kini diamankan di Mapolsek Legok dan dijerat Pasal 351 KUHP tentang penganiayaan berat serta UU No.12/1951 tentang kepemilikan senjata tajam.(DBI/HRU)

AYO! TANGERANG CERDAS
Mahasiswa Pascasarjana UNPAM Gelar PKM di SMPN 7 Tangsel, Bekali OSIS dengan Growth Mindset

Mahasiswa Pascasarjana UNPAM Gelar PKM di SMPN 7 Tangsel, Bekali OSIS dengan Growth Mindset

Rabu, 29 April 2026 | 16:09

Mahasiswa Pascasarjana Manajemen Pendidikan Universitas Pamulang menggelar kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) di SMPN 7 Kota Tangerang Selatan, Rabu 29 April 2026.

WISATA
Bus ke Baduy Tarif Rp 1 Berlaku Terbatas, Hanya Akhir Pekan Selama Sebulan

Bus ke Baduy Tarif Rp 1 Berlaku Terbatas, Hanya Akhir Pekan Selama Sebulan

Senin, 27 April 2026 | 07:36

Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten meluncurkan program pembayaran berbasis QRIS untuk akses transportasi menuju kawasan wisata Baduy.

HIBURAN
VIVERE Hotel Tangerang Gandeng Seniman Berkebutuhan Khusus Gelar Pameran Seni Bertema You See Me and I Feel You

VIVERE Hotel Tangerang Gandeng Seniman Berkebutuhan Khusus Gelar Pameran Seni Bertema You See Me and I Feel You

Selasa, 28 April 2026 | 08:01

Dalam rangka menyambut Bulan Autisme Sedunia, VIVERE Hotel, ARTOTEL Curated bekerja sama dengan Matalesoge HospitABLElity Academy menggelar pameran seni bertajuk “You See Me and I Feel You”, yang berlangsung pada 24 April

OPINI
May Day dan Gugatan Marx di Balik Penjara Digital

May Day dan Gugatan Marx di Balik Penjara Digital

Jumat, 1 Mei 2026 | 16:57

Sejarah dari seluruh masyarakat yang ada hingga sekarang adalah sejarah perjuangan kelas." Kalimat pembuka Karl Marx dalam Manifesto Komunis (1848) ini sering kali dianggap sebagai peninggalan masa lalu yang tak lagi relevan.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill