Connect With Us

Bacok Pengendara Motor, 30 ABG Diamankan di Bintaro

Yudi Adiyatna | Senin, 26 Februari 2018 | 17:00

Anggota kepolisian dari Polsek Pondok Aren, berhasil mengamankan puluhan anak Remaja di Tangsel, yang melakukan aksi brutal terhadap seorang pengendara sepeda motor yang melintas di Jalan Jombang Raya Gang H Gorik, Pondok Aren,Minggu (25/2/2018) kemarin. (@TangerangNews / Yudi Adiyatna)

TANGERANGNEWS.com-Puluhan anak baru gede (ABG) di Tangerang Selatan kembali berulah. Kali ini mereka melakukan aksi brutal terhadap seorang pengendara sepeda motor yang melintas di Jalan Jombang Raya Gang H Gorik, Pondok Aren, Minggu (25/2/2018) kemarin.

Akibatnya ulahnya tersebut, korban bernama M Aldi, 19 , warga Pondok Aren, Tangsel mengalami luka sobek di bagian tangan dan kaki karena sabetan berbagai jenis senjata tajam yang diterimanya.

Ketika kejadian, saat itu puluhan anggota kepolisian dari Polsek Pondok Aren tengah melakukan operasi cipta kondisi mencegah gangguan kriminalitas di wilayah Pondok Aren.

BACA JUGA:

Tak lama berpatroli, polisi pun curiga melihat adanya segerombolan remaja yang mengendarai 21 unit sepeda motor berboncengan secara berbarengan, lantas polisi pun melakukan pemeriksaan. Rupanya, 6 orang diantara kelompok tersebut kedapatan membawa senjata tajam berupa celurit dan kelewang.

"Telah diamankan 30 orang laki-laki yang mengendarai sepeda motor berboncengan. 6 orang diantaranya kedapatan membawa sajam," ungkap Kasat Reskrim Polres Tangsel AKP Alexander Yurikho, Senin (26/2/2018).

Setelah petugas mengamankan ke 30 remaja tersebut, tiba-tiba datang beberapa orang yang melaporkan telah terjadi pembacokan terhadap M Aldi, oleh gerombolan bermotor di Jalan Jombang Raya Gang H Gorik, tepatnya di depan Sekolah Al-Mubarok, Pondok Aren.

                                            Barang Bukti Sajam

 

Korban mengalami kejadian nahas itu ketika sedang mengendarai sepeda motor dengan temannya, Adnan. Keduanya berencana menuju warung di pinggir jalan untuk membeli sesuatu.

Begitu keluar dari Gang Gorik, tiba-tiba dari arah lampu merah Zodiak, Bintaro datang kelompok bermotor yang langsung mengejar korban, lalu melakukan pembacokan disertai perusakan sepeda motornya.

Setelah diidentifikasi, ternyata kelompok bermotor yang melakukan aksi brutalnya itu tak lain adalah 30 remaja yang diamankan polisi karena membawa sajam sebelumnya.

"Dari hasil penyelidikan, para pelaku awalnya berkumpul untuk menikmati suasana malam Minggu. Kemudian muncul ide untuk melaksanakan aksi (pembacokan), karena ingin menunjukkan keberanian," ungkap Alex.

Para remaja yang diamankan karena membawa sajam ini beberapa diantaranya masih berstatus pelajar seprerti, M Rizky Rimadhon, 18, siswa SMU Binus, Yoga Wijaya, 16, SMU Kebangsaan, Noval Ryanata, 16, SMP PGRI Ciputat. Pelaki lainnya yakni Syarifuddin, 16, sebagai tukang parkir, M Rijay Riko, 16, penjaga warung, M Risky, 16, pengangguran.

"Enam pelaku kita tahan di Mapolres, sedangkan 24 lainnya kita pulangkan dengan kemungkinan akan kita amankan lagi kalau hasil pemeriksaan penyidik menyimpulkan jika mereka terkait pembacokan terhadap korban," jelas Alex.

Karena pelaku masih dalam status anak di bawah umur, petugas kepolisian pun bekerjasama dengan Balai Pemasyarakatan (Bapas) dan Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak (P2TP2A) untuk melakukan pendampingan saat proses penyelidikan berjalan.(RAZ/RGI)

BISNIS
JETOUR Kantongi 1.038 SPK di GIIAS 2026, Model SUV T2 dan T1 i-DM Paling Laku

JETOUR Kantongi 1.038 SPK di GIIAS 2026, Model SUV T2 dan T1 i-DM Paling Laku

Rabu, 12 Agustus 2026 | 22:23

Selama pameran berlangsung, JETOUR berhasil membukukan total 1.038 Surat Pemesanan Kendaraan (SPK) dari seluruh lini SUV yang ditawarkan kepada konsumen Indonesia.

AYO! TANGERANG CERDAS
7 Sekolah Swasta Mundur dari Program Sekolah Gratis, DPRD Minta Pemprov Carikan Solusi untuk Siswa

7 Sekolah Swasta Mundur dari Program Sekolah Gratis, DPRD Minta Pemprov Carikan Solusi untuk Siswa

Selasa, 28 Juli 2026 | 14:04

Sekretaris Komisi V DPRD Provinsi Banten, Rifky Hermansyah, meminta Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Provinsi Banten menjamin hak siswa yang terdampak setelah tujuh SMA swasta mengundurkan diri dari Program Sekolah Gratis.

BANTEN
Pemprov Banten Buka Opsi Pangkas Tukin ASN agar PPPK Tetap Digaji hingga 2027

Pemprov Banten Buka Opsi Pangkas Tukin ASN agar PPPK Tetap Digaji hingga 2027

Kamis, 13 Agustus 2026 | 14:55

Pemerintah Provinsi Banten menyiapkan penyesuaian tunjangan kinerja (tukin) ASN sebagai salah satu opsi untuk menjaga seluruh pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK) tetap bekerja hingga 2027.

TOKOH
Richard Lee Siap Buka Seluruh Fakta, Tantang Doktif Hadir ke Persidangan

Richard Lee Siap Buka Seluruh Fakta, Tantang Doktif Hadir ke Persidangan

Kamis, 30 Juli 2026 | 14:28

Richard Lee menantang Samira Farahnaz alias Doktif untuk hadir dalam sidang kasus dugaan pelanggaran perlindungan konsumen yang menjerat dirinya sebagai terdakwa.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill