The Floritz Gallery Jadi Peluang Bisnis Menjanjikan di Asthara Skyfront City
Kamis, 11 Juni 2026 | 19:47
Asthara Skyfront City membuka peluang bisnis baru bagi investor dan pelaku usaha melalui peluncuran The Floritz Gallery.
TANGERANGNEWS.com-Puluhan anak baru gede (ABG) di Tangerang Selatan kembali berulah. Kali ini mereka melakukan aksi brutal terhadap seorang pengendara sepeda motor yang melintas di Jalan Jombang Raya Gang H Gorik, Pondok Aren, Minggu (25/2/2018) kemarin.
Akibatnya ulahnya tersebut, korban bernama M Aldi, 19 , warga Pondok Aren, Tangsel mengalami luka sobek di bagian tangan dan kaki karena sabetan berbagai jenis senjata tajam yang diterimanya.
Ketika kejadian, saat itu puluhan anggota kepolisian dari Polsek Pondok Aren tengah melakukan operasi cipta kondisi mencegah gangguan kriminalitas di wilayah Pondok Aren.
BACA JUGA:
Tak lama berpatroli, polisi pun curiga melihat adanya segerombolan remaja yang mengendarai 21 unit sepeda motor berboncengan secara berbarengan, lantas polisi pun melakukan pemeriksaan. Rupanya, 6 orang diantara kelompok tersebut kedapatan membawa senjata tajam berupa celurit dan kelewang.
"Telah diamankan 30 orang laki-laki yang mengendarai sepeda motor berboncengan. 6 orang diantaranya kedapatan membawa sajam," ungkap Kasat Reskrim Polres Tangsel AKP Alexander Yurikho, Senin (26/2/2018).
Setelah petugas mengamankan ke 30 remaja tersebut, tiba-tiba datang beberapa orang yang melaporkan telah terjadi pembacokan terhadap M Aldi, oleh gerombolan bermotor di Jalan Jombang Raya Gang H Gorik, tepatnya di depan Sekolah Al-Mubarok, Pondok Aren.

Barang Bukti Sajam
Korban mengalami kejadian nahas itu ketika sedang mengendarai sepeda motor dengan temannya, Adnan. Keduanya berencana menuju warung di pinggir jalan untuk membeli sesuatu.
Begitu keluar dari Gang Gorik, tiba-tiba dari arah lampu merah Zodiak, Bintaro datang kelompok bermotor yang langsung mengejar korban, lalu melakukan pembacokan disertai perusakan sepeda motornya.
Setelah diidentifikasi, ternyata kelompok bermotor yang melakukan aksi brutalnya itu tak lain adalah 30 remaja yang diamankan polisi karena membawa sajam sebelumnya.
"Dari hasil penyelidikan, para pelaku awalnya berkumpul untuk menikmati suasana malam Minggu. Kemudian muncul ide untuk melaksanakan aksi (pembacokan), karena ingin menunjukkan keberanian," ungkap Alex.
Para remaja yang diamankan karena membawa sajam ini beberapa diantaranya masih berstatus pelajar seprerti, M Rizky Rimadhon, 18, siswa SMU Binus, Yoga Wijaya, 16, SMU Kebangsaan, Noval Ryanata, 16, SMP PGRI Ciputat. Pelaki lainnya yakni Syarifuddin, 16, sebagai tukang parkir, M Rijay Riko, 16, penjaga warung, M Risky, 16, pengangguran.
"Enam pelaku kita tahan di Mapolres, sedangkan 24 lainnya kita pulangkan dengan kemungkinan akan kita amankan lagi kalau hasil pemeriksaan penyidik menyimpulkan jika mereka terkait pembacokan terhadap korban," jelas Alex.
Karena pelaku masih dalam status anak di bawah umur, petugas kepolisian pun bekerjasama dengan Balai Pemasyarakatan (Bapas) dan Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak (P2TP2A) untuk melakukan pendampingan saat proses penyelidikan berjalan.(RAZ/RGI)
Asthara Skyfront City membuka peluang bisnis baru bagi investor dan pelaku usaha melalui peluncuran The Floritz Gallery.
TODAY TAGAksi perusakan terhadap sebuah mobil oleh sejumlah massa terjadi di kawasan Lagoon Citra Raya, Kecamatan Cikupa, Kabupaten Tangerang, pada Minggu, 14 Juni 2026, dini hari.
Jalan rusak di kawasan Kota Tangerang Selatan (Tangsel) kembali memakan korban. Kali ini seorang pengemudi ojek online (ojol) luka-luka akibat menghantam jalan berlubang di Jalan Raya Rawa Buntu, tepatnya di kawasan Flyover Stasiun Rawa buntu
Piala Dunia 2026 akan segera bergulir mulai 12 Juni 2026. Turnamen yang digelar di tiga negara, yakni Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko, menjadi edisi pertama yang diikuti 48 negara peserta.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews