Connect With Us

5 Kios Pasar Serpong Ludes Terbakar

Yudi Adiyatna | Selasa, 10 April 2018 | 09:00

Peristiwa Kebakaran terjadi kembali kali ini di Pasar Serpong, Kota Tangsel, Selasa (10/4/2018). (@TangerangNews / Yudi Adiyatna)



TANGERANGNEWS.com-Sebuah peristiwa kebakaran kembali terjadi di Tangerang Selatan. Pagi ini si jago merah kembali mengamuk dan menghanguskan lima  kios yang terletak di Pasar Serpong, Kota Tangsel.

BACA JUGA :

Api yang mulai membesar sekitar pukul 07.30 tersebut berasal dari sebuah konter perbaikan ponsel dan langsung melahap ruko lain di sebelahnya.

"Berasal dari konter ponsel, tadi kita terima telpon jam 8," ujar Muhidin Kasie Pemadam Kebakaran Dinas Damkar Tangsel.

Tim Pemadam kebakaran sendiri menurunkan sembilan mobil pemadam kebakaran guna memadamkan api yang membesar.

Kebakaran

Akibat kejadian tersebut arus lalu lintas di depan pasar Serpong ditutup dan petugas masih berupaya terus memadamkan api yang terbakar.

"Sudah mulai padam, ini lagi proses pendinginan," terang Muhidin.(RAZ/HRU)

AYO! TANGERANG CERDAS
Ratusan Siswa Ikuti Munsya 2026, Eks Menlu Hassan Wirajuda Dorong Generasi Muda Siap Bersaing 

Ratusan Siswa Ikuti Munsya 2026, Eks Menlu Hassan Wirajuda Dorong Generasi Muda Siap Bersaing 

Minggu, 1 November 2026 | 19:32

Ratusan siswa tingkat SD, SMP, hingga SMA mengikuti Model United Nations Syafana Islamic School (Munsya) 2026 yang digelar di Gedung Ade Kismantoro Secondary pada 31 Oktober hingga 1 November 2026.

NASIONAL
Polisi Selidiki Viral Teh Kemasan Berbusa yang Dibagikan ke Massa Aksi 28 Oktober

Polisi Selidiki Viral Teh Kemasan Berbusa yang Dibagikan ke Massa Aksi 28 Oktober

Kamis, 29 Oktober 2026 | 21:04

Polda Metro Jaya akan menyelidiki viralnya video teh kemasan berbusa yang beredar di media sosial setelah aksi penyampaian aspirasi pada 28 Oktober 2026.

OPINI
Membaca APBN dari Tubuh Perempuan

Membaca APBN dari Tubuh Perempuan

Senin, 2 November 2026 | 17:31

Perdebatan mengenai pajak pembalut sesungguhnya bukan sekadar persoalan berapa rupiah yang harus dibayarkan perempuan ketika membeli kebutuhan menstruasi. Di balik transaksi kecil di pasar dan toko kelontong itu tersimpan persoalan besar

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill