Connect With Us

Menggagas 'Tangsel Baru', Suhendar Maju Bakal Calon Wali Kota Tangsel

Rachman Deniansyah | Senin, 20 Mei 2019 | 01:44

Suhendar, Dosen di Universitas Pamulang. (TangerangNews/2019 / Rachman Deniansyah)

 

TANGERANGNEWS.com-Meski Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada atau Pemilukada) Kota Tangerang Selatan baru akan digelar tahun 2020, namun sejumlah nama sudah mulai muncul untuk maju pasca duet kepemimpinan Airin Rachmi Diany dan Benyamin Davnie berakhir. 

Salah satunya ialah Suhendar yang merupakan putra daerah asli Tangsel asal Kecamatan Setu. Dosen di Universitas Pamulang tersebut memantapkan dirinya menjadi bakal calon Wali Kota Tangsel. 

Sosok yang juga dikenal publik sebagai aktivis tersebut menawarkan sejumlah gagasan untuk membangun Kota Tangsel.

"Fokusnya yaitu Tangsel Baru, yang berkebudayaan berintegritas dan maju," jelas Suhendar saat ditemui TangerangNews di Rumah Makan Lembah Mas Jaya, Jalan Lingkar Selatan RT.10 / RW.04, Kranggan, Setu, Tangsel, Minggu (19/5/2019).

Baca Juga :

Dijelaskan olehnya, Tangsel sebagai Kota yang mempunyai berbagai potensi ini juga perlu dibangun dengan pendekatan kebudayaan.

"Artinya semua ilmu pengetahuan digunakan untuk melihat potensi yang ada. Lingkungan dan kemudian kultur masyarakat ini seharusnya di potret bagaimana sebetulnya struktur sosial kita, lingkungan kita dan pengetahuan kita dapat diintegrasikan," jelasnya. 

Selain itu, kata dia, demi memajukan Tangsel, integritas pemerintah juga harus diperhatikan. Menurutnya, konsistensi tata kelola pemerintahan adalah sebuah keniscayaan.

"Supaya dalam pengaplikasiannya menunjukan kewibawaan kemudian terlihat pembangunannya berkualitas sehingga kemudian masyarakat juga menilai pemerintahan sangat baik," tambahnya.

Langkah tersebut disebutnya sebagai upaya membangun Tangsel serta menjadi agenda prioritas.

"Menurut saya ada beberapa capaian yang sudah baik, namun dengan hal ini (Tangsel Baru) menurut saya juga harus diciptakan agar lebih baik," tuturnya. 

Kepada TangerangNews Suhendar mengatakan, bahwa semangatnya terjun ke ranah kontestasi politik tersebut untuk meningkatkan capaian yang saat ini sudah berhasil diwujudkan. Karena menurutnya, ada banyak hal yang tidak menjadi prioritas bahkan hampir luput dari pemerintahan saat ini. 

"Misal soal membangun perekonomian masyarakat, soal tata ruang, soal lingkungan hidup, dan selain persoalan hak dasar seperti pendidikan, kesehatan, ketenagakerjaan, selama ini tidak pernah menjadi prioritas," tutupnya.(RMI/HRU)

BANDARA
Mantan Dirut Angkasa Pura Kargo Jadi Tersangka, Rugikan Negara Rp4,94 Miliar

Mantan Dirut Angkasa Pura Kargo Jadi Tersangka, Rugikan Negara Rp4,94 Miliar

Jumat, 23 Oktober 2026 | 13:46

Mantan Direktur Utama PT Angkasa Pura Kargo (APK) berinisial GM ditetapkan sebagai tersangka oleh Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Tangerang dalam perkara dugaan korupsi kerja sama pengoperasian pesawat udara tahun 2022.

PROPERTI
Program Video Competition Sinar Mas Land Diganjar Penghargaan Perhumas PR Excellence Awards 2026

Program Video Competition Sinar Mas Land Diganjar Penghargaan Perhumas PR Excellence Awards 2026

Rabu, 21 Oktober 2026 | 22:48

Sinar Mas Land kembali mengukuhkan prestasinya di bidang komunikasi korporasi dengan meraih Juara II Perhumas PR Excellence Awards 2026 untuk kategori Teknologi & Digital PR.

NASIONAL
Bos Buruh Klaim Pabrik PHK Massal Bukan karena Upah Tinggi, Ini Empat Penyebabnya

Bos Buruh Klaim Pabrik PHK Massal Bukan karena Upah Tinggi, Ini Empat Penyebabnya

Rabu, 14 Oktober 2026 | 14:45

Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) Said Iqbal menilai kenaikan upah minimum bukan penyebab utama penutupan pabrik dan pemutusan hubungan kerja (PHK) di Indonesia.

OPINI
Membenahi Kekuasaan: Dari Naluri Politik Menuju Nalar Ilmu Pengetahuan

Membenahi Kekuasaan: Dari Naluri Politik Menuju Nalar Ilmu Pengetahuan

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:03

Kekuasaan sering kali merasa mengetahui apa yang terbaik bagi rakyatnya. Dengan kewenangan yang dimiliki, pemerintah dapat membuat peraturan, mengalokasikan anggaran, membangun infrastruktur, dan menentukan arah pembangunan.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill