Meritokrasi Tanpa Jiwa
Senin, 17 Agustus 2026 | 19:33
Peringatan kemerdekaan republik ini sejatinya memanggil kembali janji emansipasi yang paling mendasar, yakni pembebasan nalar manusia dari segala bentuk perhambaan feodal.
TANGERANGNEWS.com-Satu unit rumah di Jalan Krakatau Nomor 834, RT 06/15 Komplek Bukit Nusa Indah, Serua, Ciputat, Kota Tangerang Selatan (Tangsel) hangus terbakar, Selasa (9/7/2019).
Tak hanya menghanguskan bangunan rumah, si jago merah juga merenggut nyawa pemilik rumah bernama Alberthtinus Panggeso, 65.

Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Tangsel Uci Sanusi menjelaskan kobaran api mulai terlihat sekitar pukul 04.00 WIB.
"Saat saksi mencium bau terbakar, dan mengingat rumah saksi dan korban bersebelahan. Selanjutnya ia mengecek ke luar rumah dan mendapati rumah di sebelahnya terbakar dengan api yang besar," jelas Uci, Selasa (9/7/2019).
Baca Juga :

Saat itu juga ia langsung menghuhungi ketua RT serta keluarga korban. Saat melakukan pemadaman dan pendinginan, kata Uci, pihaknya langsung melakukan penyisiran di lokasi kejadian.
"Benar saja, korban ditemukan di dalam kamar dengan keadaan meninggal terbakar," terang Uci.
Uci mengatakan kobaran api dapat ditaklukan sekitar pukul 05.00 WIB dengan menerjunkan sebanyak tujuh unit mobil Damkar Tangsel.
"Sumber api belum diketahui. Menurut keterangan saksi bahwa saat kejadian kebakaran, korban berada di TKP seorang diri," jelasnya.(RAZ/HRU)
Peringatan kemerdekaan republik ini sejatinya memanggil kembali janji emansipasi yang paling mendasar, yakni pembebasan nalar manusia dari segala bentuk perhambaan feodal.
TODAY TAGAksi nekat warga negara Korea Selatan (Korsel) berinisial JJ, 25, berujung jeruji besi. Ia diringkus setelah kedapatan menyelundupkan satwa liar endemik Indonesia yang disembunyikan di dalam kopernya, di Bandara Soekarno-Hatta (Soetta)
Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews