Connect With Us

Tangsel Krisis Air Bersih, BPBD Akan Bangun Sumur Bor

Rachman Deniansyah | Selasa, 27 Agustus 2019 | 16:05

Ilustrasi Musim Kemarau. (Istimewa / Istimewa)

 

TANGERANGNEWS.com-Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Tangerang Selatan (Tangsel) terus berupaya menangani krisis air bersih yang terjadi akibat adanya musim kemarau berkepanjangan. 

Saat ini, terdapat dua wilayah di Kecamatan Setu yang mengalami krisis air bersih, yaitu Kampung Koceak, Keranggan dan Perumahan Pesona Serpong, Kademangan.

Untuk mengtasi hal itu, BPBD sudah mempunyai solusinya, yaitu dengan membangun sumur bor di kedua wilayah tersebut.

Sumur bor ini dinilai mampu mengatasi masalah yang ditimbulkan dari musim kemarau. Hal itu sudah terbukti dengan dibangunnya sumur bor di Perumahan Prima Serpong, Pakulonan, Serpong Utara.

"Berdasarkan hasil investigasi saya, tahun kemarin ini ada tiga titik kekeringan, sekarang tinggal dua titik. Satu lagi di Perumahan Prima Serpong. Sekarang dia sudah aman karena sudah ada mitigasi struktural berupa pembangunan sumur bor," jelas Hasyim, Kepala Bidang (Kabid) Kedaruratan dan Logistik BPBD Tangsel, Selasa (27/8/2019).

Baca Juga :

Ia menambahkan juga akan membangun sumur bor di wilayah Koceak. Namun untuk sementara ini, pihaknya baru memberikan bantuan melalui suplai air bersih ke dua wilayah tersebut.

"Nah itu (suplai air bersih) kan sifatnya situasional. Nanti ada program permanen dengan dinas terkait, ada intervensi pembangunan mitigasi strukturalnya lewat pembuatan sumur bor juga," terang Hasyim.

Hasyim menerangkan, dari contoh yang sudah ada di Prima Serpong, sumur bor ini bisa menyuplai air bersih sekitar 225 Kartu Keluarga (KK).

"Untuk satu sumur bor nanti ada komunitas masyarakat yang membuat distribusi. Tergantung nanti dia (warga) menyiapkan tangkinya," imbuh Hasyim.

Hasyim berharap, jika nanti sumur bor terealisasi, tak ada lagi masalah kekeringan dan kekurangan air bersih yang dirasakan masyarakat Tangsel.

"Mudah mudahan ini (kekeringan) terakhir, itu kalau 2020 sudah ada pembangunan sumur bor di spot-spot kekeringan," harapnya.(RAZ/HRU)

OPINI
May Day dan Gugatan Marx di Balik Penjara Digital

May Day dan Gugatan Marx di Balik Penjara Digital

Jumat, 1 Mei 2026 | 16:57

Sejarah dari seluruh masyarakat yang ada hingga sekarang adalah sejarah perjuangan kelas." Kalimat pembuka Karl Marx dalam Manifesto Komunis (1848) ini sering kali dianggap sebagai peninggalan masa lalu yang tak lagi relevan.

WISATA
Promo Bulan Mei, Howard Johnson Tangerang Tawarkan Paket 'May Escape' dan Kuliner Autentik

Promo Bulan Mei, Howard Johnson Tangerang Tawarkan Paket 'May Escape' dan Kuliner Autentik

Kamis, 7 Mei 2026 | 22:17

Menghabiskan waktu liburan tidak selalu harus menempuh perjalanan jauh. Sepanjang bulan Mei 2026, Howard Johnson By Wyndham Tangerang menghadirkan pengalaman “One Stop Vacation”, sebuah konsep liburan terpadu yang memadukan kenyamanan menginap

TANGSEL
Anggaran Perbaikan Rumah Tidak Layak Huni di Tangsel Naik Jadi Rp75 Juta, Ditarget 329 Unit pada 2026

Anggaran Perbaikan Rumah Tidak Layak Huni di Tangsel Naik Jadi Rp75 Juta, Ditarget 329 Unit pada 2026

Jumat, 8 Mei 2026 | 13:24

Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Pemkot Tangsel) menaikkan anggaran perbaikan rumah tidak layak huni pada tahun 2026 dari sebelumnya Rp71 juta menjadi Rp75 juta per unitnya.

KAB. TANGERANG
Pemkab Tangerang Petakan 28 Perlintasan KRL Green Line, 11 Titik Tanpa Palang Pintu

Pemkab Tangerang Petakan 28 Perlintasan KRL Green Line, 11 Titik Tanpa Palang Pintu

Kamis, 7 Mei 2026 | 21:44

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang melakukan pemetaan pada 28 titik perlintasan Kereta Rel Listrik (KRL) di jalur green line rute Tanah Abang-Rangkasbitung.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill