Pemilik Gudang Pestisida Bantah Jadi Penyebab Pencemaran Sungai Cisadane
Sabtu, 14 Februari 2026 | 18:49
Manajemen PT Biotek Saranatama membantah tudingan bahwa perusahaannya menjadi penyebab pencemaran Sungai Cisadane.
TANGERANGNEWS.com-Dua sepeda motor terlibat kecelakaan di dekat Perumahan Paradise Sepong City, Jalan Raya Puspitek, Setu, Tangerang Selatan (Tangsel), Selasa (27/8/2019) malam.
Kedua motor yang bertubrukan dari arah berlawanan itu sepeda motor berplat nomor B-6238-EWT dan B-4028-KWV.

"Kejadiannya saya enggak tahu pasti, karena posisi saya lagi di dalam warung (kedai kopi sekitar lokasi). Tadi tiba-tiba ada suara kencang, pas saya keluar ternyata ada kecelakaan itu," ujar Aldy di sekitar lokasi kejadian.
Ia menerangkan, saat kejadian kondisi jalan sedang keadaan basah akibat hujan yang habis mengguyur lokasi kejadian. Saat itu sekitar pukul 21.00 WIB.
"Kedua motor itu dari arah berlawanan. Mereka adu banteng (posisi kecelakaan antar kepala kendaraan), terus yang satu kalah dan keseret," jelasnya.
Baca Juga :
Setelah terseret, kata Aldy, salah satu motor langsung mengeluarkan percikan api, dan akhirnya hangus terbakar.
Aldy mengatakan, dalam kecelakaan itu satu pengendara sepeda motor tewas di lokasi. Identitas korban belum diketahui.
"Yang satu lagi tadi dibawa ke rumah sakit terdekat," imbuhnya.
Pantauan TangerangNews di lokasi kejadian pukul 22.00 WIB, kedua sepeda motor itu sudah diletakkan di selokan.(RMI/HRU)
Manajemen PT Biotek Saranatama membantah tudingan bahwa perusahaannya menjadi penyebab pencemaran Sungai Cisadane.
TODAY TAGNama Habib Bahar bin Smith kembali muncul dalam kasus perkara hukum. Ulama kontroversial ini ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan penganiayaan terhadap seorang anggota Barisan Ansor Serbaguna (Banser) di wilayah Cipondoh,
Pendaftaran Tes Kemampuan Akademik (TKA) untuk jenjang SD dan SMP dijadwalkan mulai dibuka pada Senin 19 Januari 2026.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews