Menakar Tuan Baru Mesin Birokrasi
Jumat, 18 September 2026 | 20:40
Pergantian pimpinan di kementerian keuangan selalu menjadi diskursus publik yang sangat didominasi oleh analisis terkait stabilitas ekonomi makro dan fluktuasi pasar modal.
TANGERANGNEWS.com-Kota Tangerang Selatan (Tangsel) sebagai penyangga Ibu Kota Jakarta memiliki tingkat kemajemukan (keanekaragaman) masyarakat yang cukup tinggi.
Sebagai bakal calon Wali Kota Tangerang Selatan, Siti Nur Azizah memiliki pandangan atas hal tersebut.
Ia menganggap kemajemukan ini merupakan suatu anugerah. Selain itu, perbedaan itu menurutnya merupakan sebuah potensi dan tantangan.
Namun, menurutnya ada hal yang akan muncul karena perbedaan atau kemajemukan itu, yaitu intoleransi dan radikalisme. Kedua hal itu, kata puteri Wakil Presiden Ma'ruf Amin harus diperhatikan.
Baca Juga:
Hal itu diungkapkannya saat rembuk pendapat bersama Badan Peneliti Independen Kekayaan Pejabat Negara dan Pengusaha Nasional Republik Indonesia (BPI KPNPA RI), yang dihadiri berbagai lapisan masyarakat, serta para tokoh lintas suku dan agama yang ada di Tangsel.

"Tangsel itu menjadi kota nomor 12, terkait intoleransinya. Perlu harus diperhatikan karena cukup banyak intolerasi dan radikalismenya. Bahkan menjadi zona merah," kata Azizah saat berada di Gedung BPI KPNPA RI, Jalan Gang Mawar, Buaran, Serpong Tangsel, Rabu (4/9/2019).
Menurutnya, persoalan itu menjadi isu dan permasalah besar di Tangsel. Tentu, ada hal yang harus dilakukan.
"Sehingga bagaimana kemajemukan ini menjadi sebuah kekuatan. Bisa menangkal proxy-proxy war (perang proksi) seperti itu," terang Azizah.
Ia menyakini, indeks intoleransi Tangsel diurutan ke-12 itu bisa membaik.
"Dan bisa menjadi kota prototipe (kota percontohan) atas kemajemukan yang kondusif. Sehingga masyarakatnya tidak hanya religius namun juga harmonis," imbuhnya.
Ia menerangkan, untuk mencapai hal itu harus diperbanyak diskusi-diskusi terkait kemajemukan itu.
"Ruang-ruang diskusi dan dialog harus diperbanyak, sehingga satu dan lainnya bisa terjalin agar tidak ada sebuah miss dan disparitas dalam sebuah pandangan tentang perbedaan itu," katanya.
Sementara Ketua BPI KPNPA RI Tubagus Rahmad Sukendar, mengungkapkan rasa terima kasih atas terselenggaranya rembuk pendapat tersebut.
"Alhamdulillah Bu Azizah bisa hadir dan bisa terbuka berdiskusi bersama seluruh komponen masayarakat. Kami BPI KPNPA mendukung Ibu Azizah untuk maju sebagai calon Wali Kota Tangsel," pungkasnya.(MRI/RGI)
Pergantian pimpinan di kementerian keuangan selalu menjadi diskursus publik yang sangat didominasi oleh analisis terkait stabilitas ekonomi makro dan fluktuasi pasar modal.
TODAY TAGKematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut
Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Tangerang Selatan (Tangsel) bersama Kepolisian melakukan uji coba rekayasa lalu lintas di Jalan Raya Rawa Buntu, Serpong, selama tiga hari, 28-30 September 2026.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews