2 Penerbangan Dibatalkan Dampak Kabut Asap Karhutla, Bandara Soetta Siapkan Langkah Mitigasi
Jumat, 16 Oktober 2026 | 19:40
Bencana kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di sejumlah wilayah Indonesia berdampak langsung pada sektor penerbangan.
TANGERANGNEWS.com-Pemotor yang kerap melawan arus di Jalan Ir H. Juanda, Pisangan, Ciputat Timur, tepatnya di bawah fly over dibuat kaget. Sebab, mereka dihadang oleh seorang pria mengenakan seragam polis, Rabu (13/11//2019).
Pria tersebut layaknya seorang personel Polri yang mengatur arus lalu lintas.
Namun, ternyata gelagatnya dicurigai oleh warga setempat. Karena, saat memberhentikan pemotor yang melawan arus, ia meminta sejumlah uang sebagai tindakan atas pelanggaran peraturan lalu lintas tersebut. Beberapa pemotor sempat terperdaya.
Aksi pria yang mengenakan masker penutup wajah itu pun dihentikan oleh seorang seorang montir yang bekerja tak jauh dari lokasi kejadian.
BACA JUGA:
"Saya curiga ini anggota polisi yang resmi atau bukan. Saya datangi kemudian tanya, ‘Bapak dinas di mana?’, dia menjawab di Lebak Bulus," ucap Indra Surjawan, montir tersebut kepada TangerangNews.
Kecurigaan Indra dikuatkan karena polisi gadungan itu meminta bayaran saat menilang pemotor.
"Jadi dia melakukan tilang tidak resmi, dia minta bayaran," imbuhnya.
Aksi polisi gadungan itu berlangsung sekitar 30 menit dari pukul 09.00 WIb sampai 10.00 WIB.
"Dia memberhentikan sekitar 5 motor dari jam setengah sepuluh pagi," ujar Bili, warga di lokasi.
Warga kemudian melaporkan peristiwa itu ke Polsek Ciputat. Petugas yang datang ke lokasi sempat mengintrogasi pelaku.
Kapolsek Ciputat Kompol Endy Mahandika membenarkan aksi polisi gadungan itu.
"Ya benar, ini oknum warga yang menyamar sebagai anggota Polri, polisi gadunganlah. Kami sudah amankan," singkatnya.(MRI/RGI)
TODAY TAGBencana kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di sejumlah wilayah Indonesia berdampak langsung pada sektor penerbangan.
TANGERANGNEWS.com-Tanggul pada Kali Irigasi Cadas-Kukun yang berlokasi di Kecamatan Pasar Kemis, Kabupaten Tangerang, Jebol pada Sabtu 17 Oktober 2026.
Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) Said Iqbal menilai kenaikan upah minimum bukan penyebab utama penutupan pabrik dan pemutusan hubungan kerja (PHK) di Indonesia.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews