Connect With Us

Nyaris Digebuk Kadispora Tangerang Selatan, Wartawan Ini Lapor Polisi

Rachman Deniansyah | Selasa, 22 Juni 2021 | 18:48

Tangkapan layar Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Kadispora) Tangsel E Wiwi Martawijaya saat berdialog dengan salah satu wartawan Tangsel di area Gedung Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Tangerang Selatan, Selasa, 22 Juni 2021. (@TangerangNews / Rachman Deniansyah)

TANGERANGNEWS.com-Rasa trauma yang mungkin dirasakan atas  tindak kekerasan Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kota Tangerang Selatan, E Wiwi Martawijaya, membuat Yudi Wibowo, wartawan lokal setempat memutuskan  untuk menempuh jalur hukum. 

Yudi yang nyaris menerima kekerasan dari Wiwi melaporkan hal itu ke polisi atas dugaan perbuatan tidak menyenangkan. 

Kepastian itu tertuang dalam Laporan Polisi bernomor: LP/B/744/VI/2021/SPKT/POLRES TANGERANG SELATAN/POLDA METRO JAYA, Selasa, 22 Juni 2021.

"Saya mengapresiasi sikap Polres Tangsel yang merespons dan menerima laporan ini," ujar Yudi Wibowo.

“Polres Tangsel telah melakukan langkah yang tepat. Sebab jika dibiarkan, tidak menutup kemungkinan sikap arogansi itu akan berulang,” tambah Yudi.

Baca Juga :

Dikhawatirkan, kata Yudi, insiden serupa dapat saja dialami oleh orang lain, selain dirinya. 

"Beliau terlihat tidak suka dengan pemberitaan kasus yang berkembang. Sikap beliau tidak mencerminkan sebagai aparatur daerah," papar Yudi. 

Terlebih sebagai seorang pejabat, Kadispora Tangsel seyogyanya seharusnya dapat menjadi contoh. Selain itu seharusnya tetap patuh terhadap kode etik yang telah mengatur dirinya sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN).  

"Ini menjadi pembelajaran karena kasus intimidasi terhadap kebebasan pers yang berintegritas sudah semakin mengkhawatirkan," tandasnya. 

Insiden itu terjadi saat Yudi tengah mewawancarai Wiwi Martawijaya usai memenuhi pemanggilan Jaksa di Gedung Kejari Tangsel, Selasa, 22 Juni 2021. Seperti diketahui saat ini Kejaksaan setempat sedang menyelidiki kasus korupsi dana hibah dari Dispora untuk KONI Tangsel. (RED/RAC)

OPINI
Balita Terserang ISPA, Kemana Peran Negara?

Balita Terserang ISPA, Kemana Peran Negara?

Jumat, 6 November 2026 | 16:22

Empat bulan lebih karhutla melanda hutan Indonesia. Titik api pun tidak kunjung hilang walau pejuang damkar terus berupaya padamkan bara. Tidak sedikit api menyambar rumah warga, hingga mengungsi ke wilayah amhan walau harus kehilangan hunian mereka.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

TOKOH
KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan

KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan

Senin, 7 September 2026 | 15:29

‎Ulama kondang asal Kabupaten Tangerang KH. Ahmad Fudholi meninggal dunia setelah menjalani perawatan pascakecelakaan di Tol Tangerang-Merak.

KAB. TANGERANG
Cari Rongsokan, Pemulung Tersasar di Gorong-Gorong Kawasan Puspemkab Tangerang

Cari Rongsokan, Pemulung Tersasar di Gorong-Gorong Kawasan Puspemkab Tangerang

Sabtu, 7 November 2026 | 19:35

Warga di sekitar Kawasan Pusat Pemerintahan Kabupaten (Puspemkab) Tangerang, Tigaraksa, dihebohkan dengan seorang pemulung yang sempat tersasar di dalam saluran gorong-gorong, Jumat 6 November 2026, malam.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill