Connect With Us

Aksi Sedan Halangi Ambulans di Pamulang Ternyata Hoaks, Ini Kejadian Sebenarnya

Rachman Deniansyah | Selasa, 3 Agustus 2021 | 16:24

2 unit mobil sedan dan ambulance terparkir di area Polres Tangsel, Selasa 3 Agustus 2021. (@TangerangNews / Rachman Deniansyah)

TANGERANGNEWS.com-Kejadian mobil sedan halang-halangi ambulans yang viral terjadi di kasawan Gaplek, Pamulang, Tangerang Selatan, ternyata hanyalah kabar bohong atau hoaks. 

Cerita tersebut, hanya dibuat-buat oleh sopir dan awak ambulans yang sempat merekam saat peristiwa itu berlangsung. 

Kasat Lantas Polres Tangsel AKP Dicky Dwi Priambudi Arief Sutarman menuturkan bahwa sebenarnya, saat terdengar suara sirine mobil sedan tersebut telah berusaha meminggirkan kendaraannya ke arah kiri. 

"Sedan tersebut sudah akan berusaha untuk meminggir guna mengambil lajur kiri. Namun, pada saat beberapa saat saja, pengemudi sedan karena melihat masih adanya kendaraan lain di lajur kiri, maka tidak langsung mengambil lajur kiri," jelas Dicky di Mapolres Tangsel pada Selasa, 3 Agustus 2021. 

Baca Juga :

Saat itu pula, Dicky menyatakan bahwa sopir dan kernet ambulans tersebut tidaklah sedang menjemput pasien yang kritis. 

Kebohongan itu pun berlanjut ketika saat kernet ambulans bernama Bagus Sajiwo, 20, menyebut bahwa pasien yang dijemputnya itu meninggal dunia. 

Dicky menegaskan bahwa itu hanyalah pernyataan yang dibuatnya secara bohong. Fakta tersebut didapatkan setelah jajarannya mendatangi langsung alamat yang dimaksud oleh pihak ambulans. 

Menurut keterangan dari RT dan RW setempat bahwa tidak ada warganya yang meninggal di perumahan tersebut. Ternyata mereka hanya sedang ingin mengambil salah satu peralatan ambulans. 

"Kemudian kami mengambil kesimpulan bahwa ambulans tersebut tidak sedang melaksanakan tugasnya," tuturnya.

Namun berdasarkan video viral yang sempat menyedot perhatian publik, ambulans itu justru tetap menyalakan sirine dan tanda peringatan lain layaknya sedang bertugas. 

"Ambulans tersebut hanya pergi ke karoseri untuk mengambil tempat tidur ambulans," katanya. 

Berdasarkan fakta itu, Dicky menegaskan bahwa kabar yang disebarkan oleh kernet ambulans tersebut kepada awak media adalah hoaks. 

"Iya untuk sementara ini kami menduga adanya penyebaran berita bohong dari pihak ambulans. Berdasarkan hasil klarifikasi. Dan dari sopir dan co-driver ambulans tersebut sudah mengakui bahwa mereka membuat berita bohong," ujar Dicky. 

Dicky juga memastikan bahwa kendaraan ambulans itu tidak layak sebagai kendaraan yang diprioritaskan. Lantaran, sedang tidak dalam menjalankan tugas. 

"Ambulans ini tidak termasuk ke dalam kategori kendaraan yang diprioritaskan. Kami mengambil kesimpulan bahwa kendaraan sedan ini tidak melanggar pasal 287 ayat 4. Oleh karena itu kami tidak melakukan penindakan kepada kendaraan sedan tersebut," terangnya. 

Sebelumnya, aksi halang-halangi ambulans yang diduga dilakukan oleh pengendara sedan di kawasan Gaplek, Pamulang, Tangsel, mencuat setelah beredar video yang viral di media sosial. 

Saat itu, kernet ambulans bernama Bagus Sajiwo, 20, mengaku bahwa dia sedang menjemput pasien yang sedang kritis. 

Parahnya lagi, ia juga mengaku bahwa pasien yang hendak dijemputnya itu meninggal dunia. Namun kabar tersebut hanyalah hoaks yang dibuatnya bersama sopir.

 
 
 
View this post on Instagram
 
 
 

A post shared by TangerangNews (@tangerangnewscom)

OPINI
Menakar Tuan Baru Mesin Birokrasi

Menakar Tuan Baru Mesin Birokrasi

Jumat, 18 September 2026 | 20:40

Pergantian pimpinan di kementerian keuangan selalu menjadi diskursus publik yang sangat didominasi oleh analisis terkait stabilitas ekonomi makro dan fluktuasi pasar modal.

AYO! TANGERANG CERDAS
Menkeu Suahasil Sebut Rencana Pendidikan Gratis SD hingga Perguruan Tinggi Belum Punya Anggaran Khusus

Menkeu Suahasil Sebut Rencana Pendidikan Gratis SD hingga Perguruan Tinggi Belum Punya Anggaran Khusus

Jumat, 25 September 2026 | 10:54

Rencana pemerintah menggratiskan biaya pendidikan negeri dari jenjang sekolah dasar hingga perguruan tinggi masih dalam tahap penyusunan.

SPORT
Elkan Baggott Bangga Bawa Indonesia Juara FIFA ASEAN Cup 2026, Klaim Garuda Jadi Raja Asia Tenggara

Elkan Baggott Bangga Bawa Indonesia Juara FIFA ASEAN Cup 2026, Klaim Garuda Jadi Raja Asia Tenggara

Selasa, 6 Oktober 2026 | 07:36

Bek Timnas Indonesia Elkan Baggott mengaku sangat bangga setelah ikut mengantarkan skuad Garuda meraih gelar FIFA ASEAN Cup 2026.

KOTA TANGERANG
Waspada Potensi Guncangan Megathrust Selat Sunda, Warga Kota Tangerang Diimbau Siap Siaga

Waspada Potensi Guncangan Megathrust Selat Sunda, Warga Kota Tangerang Diimbau Siap Siaga

Senin, 5 Oktober 2026 | 19:13

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Tangerang mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi potensi bencana gempa bumi, khususnya ancaman gempa dahsyat dari zona Megathrust.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill