Connect With Us

Dyani Putri Korban Longsor Bandara Soetta Meninggal Dunia

Achmad Irfan Fauzi | Selasa, 6 Februari 2018 | 10:00

Satu unit mobil Brio tertimbun reruntuhan dinding underpass Jalur Permeter Selatan Bandara Soekarno Hatta. (@TangerangNews / Achmad Irfan Fauzi )

TANGERANGNEWS.com - Setelah berjam-jam dua penumpang wanita di dalam mobil Brio tertimbun longsor dinding underpass Parimeter Selatan Bandara Soekarno Hatta, Dyani Putri harus menghembuskan nafas terakhirnya di rumah sakit.

Berdasarkan informasi yang berhasil dihimpun, pada pukul 03.00 WIB Selasa (6/2/2018), Dyani Putri berhasil dievakuasi dari longsor dan langsung dilarikan ke RSUD Kabupaten Tangerang.

BACA JUGA:

Setelah mendapat perawatan, Dyani harus dirujuk ke RS Mayapada Hospital dan pada pukul 06.43 WIB, korban dinyatakan meninggal dunia setelah sampai di RS.

Direktur RS Mayapada Hospital, dr Markus Waseso mengucapkan turut berduka kepada keluarga Dyani Diah Ayu. "Beliau berpulang pada pagi hari ini," ujarnya, Selasa (6/2/2018).

Sementara jenazah Dyani Putri langsung dibawa keluarganya ke rumah duka di Serang untuk segwra dimakamkan. "Sudah dibawa keluarga ke rumah duka di Serang," tuturnya.

Sementara rekan Dyani, Mukmainah berhasil dievakuasi dari longsor sekitar pukul 06.40 WIB. Dan saat ini berada di RS Siloam Karawaci untuk mendapatkan perawatan medis.(RAZ/RGI)

BANDARA
AirNav Indonesia Perkuat Kualitas Layanan Navigasi dengan Australia Lewat Program ITSAP

AirNav Indonesia Perkuat Kualitas Layanan Navigasi dengan Australia Lewat Program ITSAP

Jumat, 3 Juli 2026 | 18:31

AirNav Indonesia dan Airservices Australia (ASA) resmi menutup rangkaian program Indonesia Transport Safety Assistance Package (ITSAP) di Kantor Pusat AirNav Indonesia, Kota Tangerang.

BISNIS
Tokopedia Dikabarkan Bakal PHK Besar-besaran 90 Persen Karyawan

Tokopedia Dikabarkan Bakal PHK Besar-besaran 90 Persen Karyawan

Kamis, 2 Juli 2026 | 12:04

Platform e-commerce Tokopedia dikabarkan melakukan pemutusan hubungan kerja (PHK) dalam jumlah besar.

MANCANEGARA
Malaysia Pangkas Harga Solar Jadi Rp9.000-an per Liter, Ini Alasan di Baliknya

Malaysia Pangkas Harga Solar Jadi Rp9.000-an per Liter, Ini Alasan di Baliknya

Selasa, 23 Juni 2026 | 11:51

Pemerintah Malaysia memutuskan menurunkan harga solar menjadi 2,10 ringgit Malaysia atau sekitar Rp9.061 per liter mulai Juli 2026.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill