Connect With Us

Ada mayat dengan tangan terikat di tong air di Tangerang

Rusdy | Rabu, 24 Juni 2015 | 12:36

Petugas Kepolisian setempat saat mengevakuasi mayat di dalam tong air. (Rusdy / TangerangNews)

TANGERANG-Sesosok mayat berjenis kelamin laki-laki di temukan warga pada Rabu (24/6) di dalam sebuah tong air di Kampung Nerogtog, Pinang, Kota Tangerang.

Ketika ditemukan mayat yang telah keadaan membusuk itu dalam kondisi leher nyaris putus karena luka bacokan serta dalam kondisi kaki dan tangan terikat. (BACA JUGA Polisi Ciledug Tangerang tak mungkin tangkap Jin)

 Temuan mayat yang belum diketahui identitasnya itu pun membuat geger warga sekitar. Tong air plastik berwarna biru itu yang diisi mayat itu berada disebuah rumah bedeng yang menjadi lahan sengketa  antara H Alimi dengan Freddy.

 Aparat kepolisian Polres Metro Tangerang  serta setempat yang mengetahui ada penemuan mayat ,  langsung melakukan olah tempat kejadian perkara  dilokasi.

 Kasat Reskrim Polres Metro Tangerang AKBP Sutarmo  membenarkan temuan mayat tersebut. Dia menjelaskan,identitas pada mayat itu hingga kini masih ‘gelap’.

“Benar, terdapat luka di punggung, leher dan kepala. Kondisi mayat juga dalam keadaan kaki dan tangan terikat, “ tuturnya.

 Adapun barang bukti yang diamankan di lokasi kejadian, yakni sebuah senjata tajam dan pakaian . “Dugaan sementara dari hasil olah TKP, kondisi mayat sudah lebih dari satu hari karena jenazah sudah mulai membusuk ,” pungkasnya.

 

WISATA
Habiskan Rp2,3 Miliar, Apa Saja Isi Tugu Titik Nol Tangerang?

Habiskan Rp2,3 Miliar, Apa Saja Isi Tugu Titik Nol Tangerang?

Selasa, 20 Januari 2026 | 19:51

Tugu titik nol Kabupaten Tangerang yang sempat menjadi kontroversi lantaran memakan anggaran sebesar Rp2,3 miliar kini sudah mulai beroperasi dan dipergunakan sebagai taman literasi digital untuk masyarakat.

MANCANEGARA
WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

Kamis, 8 Januari 2026 | 13:17

Pergantian tahun belum membawa angin segar bagi pasar tenaga kerja global. Ancaman pemutusan hubungan kerja diperkirakan masih akan membayangi hingga beberapa tahun ke depan, bahkan berpotensi berlangsung sampai 2030.

NASIONAL
BMKG Bantah Narasi OMC Jadi Bom Waktu Picu Cuaca Tak Stabil

BMKG Bantah Narasi OMC Jadi Bom Waktu Picu Cuaca Tak Stabil

Jumat, 30 Januari 2026 | 09:15

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) membantah narasi yang beredar di media sosial terkait Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) yang disebut-sebut dapat menjadi “bom waktu” dan memicu cuaca tidak stabil jika dilakukan secara terus-menerus.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill