Connect With Us

Gagahi Gadis di Musala, Musafir Digelandang Polisi Tangerang

Rangga Agung Zuliansyah | Rabu, 24 Juni 2015 | 13:13

Musala At Taubah (Rangga A Zuliansyah / TangerangNews)


TANGERANG-Seorang gadis kecil berusia lima tahun, berinisial NKA, diduga menjadi korban pencabulan yang dilakukan oleh RA, 33, seorang  pria dari kelompok musafir yang kerap berpindah tempat untuk berdakwah.

Menurut Oem, paman korban,   peristiwa itu terjadi pada Jumat (19/6) sekitar pukul 14.00 WIB. Ketika itu NKA sedang bermain di depan rumahnya di Kampung Gerubuk, Kelurahan Bojong Nangka, Kecamatan Kelapa Dua, Kabupaten Tangerang. Kemudian dia hendak mengambil air di musala At Taubah yang dekat dengan rumahnya. (BACA JUGA:  Polisi Ciledug Tangerang tak mungkin tangkap Jin)

"Lalu keponakan saya dipanggil pelaku. Dia dibawa ke kamar mandi, terus dimandiin dan dicabuli di situ," katanya, Rabu (24/6).

Setelah itu korban langsung pulang ke rumah. Sesampai di kediamannya, NKA mengeluh sakit dikemalunnya. Kepada ibunya, YN, 25 korban pun mengadu.  Saat diperiksa ternyata ada luka lecet pada kemaluan korban.

"Saat ditanya siapa yang melakukan. Dia bilang orang yang bewok, pergelangan tangan kirinya buntung, pakai baju gamis. YN curiga kalau itu dilakukan oleh kelompok musafir yang tinggal di musala," kata Oem.

Setelah mengetahui hal itu. Keluarga korban mencari RA di mushola. Namun, dia tidak berada dilokasi selama dua hari.
"Mungkin dia dan kelompoknya sedang muter-muter berdakwah ke rumah warga. Kita baru ngeliat dia di mushola pada hari Minggu (21/6) malam tadi," katanya.

Akhirnya Oem dan para tetangga mendatangi musala menemui kelompok tersebut. Korban pun diminta menunjuk siapa pelaku yang mencabulinya untuk memastikannya. Meski berkali-kali korban menujuk RA, tetapi RA tak mengakuinya.

"Tapi dia tetap enggak ngaku. Dia Bilang, 'Demi Allah saya tidak melakukan'. Tapi saya tidak percaya. Keponakan saya sudah ketakutan melihat dia dan selalu menunjuk dia saat ditanya siapa pelakunya," pungkas Oem.

Puluhan warga yang sudah emosi mengepung musala dan hendak mengeroyok RA. Namun upaya tersebut berhasil dicegah saat polisi datang. Akhirnya RA dibawa ke Polsek Kelapa Dua setelah salat tarawih untuk dimintai keterangan.

Menurut Oem, RA dan kelompoknya yang berjumlah enam orang sudah satu minggu menginap si musala. Mereka kerap mendatangi rumah warga untuk berdakwah dan mengajak salat berjamaah.

"Kita mah awalnya tidak curiga. Mereka biasa saja. Apalagi rumah deket dengan musala, jadi ngerasa aman saat keponakan saya main. Enggak nyangka hal ini terjadi," ungkapnya.

 Kapolsek Kepala Dua, Kabupaten Tangerang, Kompol Awaludin  saat dikonfirmasi mengatakan, bahwa pihaknya terpaksa tidak menahan pelaku karena tidak ada bukti yang menguatkan. Sedangkan pihak keluarga memilih menyelesaikan kasus ini secara kekeluargaan.

"Kita sudah proses, kita layani keluarga korban yang melapor, tapi kan terlapor juga punya hak. Kita tidak bisa menahan orang begitu saja, harus ada bukti yang cukup. Sedangkan keluarga korban tidak buat laporan, mereka berdamai, kita juga tidak bisa melarang itu," jelasnya.

SPORT
Pesta Gol di Kandang Lawan, Persita Tangerang Bantai Persik Kediri 1-5

Pesta Gol di Kandang Lawan, Persita Tangerang Bantai Persik Kediri 1-5

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 20:57

Berlaga di kandang lawan justru tidak membuat Persita Tangerang gentar. Skuad berjuluk Pendekar Cisadane mampu menekuk lutut Persik Kediri dengan skor telak 1-5 dalam laga pekan kedelapan Super League 2026-2027 yang digelar di Stadion Brawijaya

KOTA TANGERANG
Kebut Pengerjaan, Menteri PUPR Targetkan Normalisasi Kali Angke Tangerang Rampung Desember 2026

Kebut Pengerjaan, Menteri PUPR Targetkan Normalisasi Kali Angke Tangerang Rampung Desember 2026

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:32

TANGERANGNEWS.com-Upaya penanganan banjir di Kota Tangerang dan wilayah sekitarnya terus dikebut melalui proyek percepatan normalisasi Kali Angke.

BANDARA
Teken MoU di Bandara Soetta, Citilink dan Krispy Kreme Luncurkan Layanan Kejutan Spesial bagi Penumpang

Teken MoU di Bandara Soetta, Citilink dan Krispy Kreme Luncurkan Layanan Kejutan Spesial bagi Penumpang

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:53

Maskapai penerbangan Citilink menghadirkan inovasi baru untuk memperkuat pengalaman terbang pelanggannya melalui kolaborasi strategis bersama Krispy Kreme Indonesia.

TOKOH
KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan

KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan

Senin, 7 September 2026 | 15:29

‎Ulama kondang asal Kabupaten Tangerang KH. Ahmad Fudholi meninggal dunia setelah menjalani perawatan pascakecelakaan di Tol Tangerang-Merak.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill